oleh

Ingatkan Pemda Komitmen Penurunan Angka Kemiskinan

Nanan : Lubuklinggau Sudah Lakukan

LINGGAU POS ONLINE- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini konsentrasi menekan persentase angka kemiskinan menjadi satu digit pada 2020. Salah satunya, dengan mengintegrasikan program-program kesejahteraan mengacu pada Sistem Informasi Gerakan Terpadu Serentak.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, H Nasrun Umar saat hadir dalam pembukaan Rapat Kerja Forum Sekretaris Daerah (Sekda) Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah (Komwil) Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2019, di Hotel SMart, Jumat (18/10).

“Makanya kami berupaya berikan stimulan kepada 17 kabupaten/kota di Sumsel, untuk membantu kegiatan atau program mereka yang mengarah dampak program tersebut, untuk menurunkan angka kemiskinan. Karena sudah menjadi kesepakatan bersama, menuju penurunan angka kemiskinan satu digit,” ungkap Nasrun Umar.

Untuk itu ditegaskan Nasrun Umar, bantuan dari provinsi akan evaluasi apakah mengarah ke penurunan kemiskinan atau tidak.

“Jika tidak ya kita tinjau ulang, melalui rapat forum ini kita bahas bersama bagaimana kita realisasikan kesepakatan kita ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, agar hasil kegiatan yang dilaksanakan berdampak nyata, ada beberapa yang harus diperhatikan. Pertama tepat lokasi di kantong kemiskinan, lalu tepat sasaran, sesuai nama dan alamat penduduk miskin, manfaatkan potensi setempat, untuk mengatasi masalah lokal spesifik, selanjutnya partisipasi dan peran penduduk miskin, jenis kegiatan sesuai pilihan penduduk miskin, tujuan jangka pendek dan jangka panjang serta pendampingan.

“Makanya saya tekankan, untuk mewujudkan hal ini kita harus sepakat dengan mengarahkan semua kegiatan pembangunan, yang mengarah pada penurunan angka kemiskinan.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengaku dengan visi dan misi yang konkret serta sinkron dengan pemerintah pusat dan provinsi, maka apa yang diharapkan Pemprov bisa terwujud. Dan hal ini sudah dilakukan Pemkot Lubuklinggau, melalui visinya menuju Kota Metropolis Madani.

“Makanya saran saya tadi Gubernur panggil seluruh kepala daerah, minta paparkan apa program mereka untuk mengentaskan kemiskinan satu digit. Di sana bisa dilihat sebagai pertimbangan, untuk memberikan bantuan. Khususnya Kota Lubuklinggau kita sangat keterbatasan anggaran, sehingga sangat membutuhkan bantuan dari Pemprov. Jika visi dan misi sudah jelas dan konkret dan dikerjakan oleh seluruh OPD, saya yakin Lubuklinggau bisa menurunkan angka kemiskinan satu digit,” jelas Nanan, sapaan akrabnya.

Laporan Riena Fitriani Maris

Rekomendasi Berita