oleh

Imbau Masyarakat Taat Bayar Pajak

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Lubuklinggau terus berkomitmen, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebagai kota perdagangan dan jasa, salah satu penyumbang PAD dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Tahun 2017 lalu, PAD dari sektor PBB ditargetkan Rp 3.806.135.647, sedangkan tahun 2018 lebih kurang Rp 4 miliar. Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau sudah menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan-Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) tahun 2018, ke-8 kecamatan se-Kota Lubuklinggau.

Untuk itu Penjabat Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi mengharapkan agar semua Tim Monitoring PBB, yaitu Camat, Lurah dan Kepala UPT Pendapatan mengoptimalkan kinerja. Bukan hanya pihak Camat dan Lurah saja yang ditargetkan tetapi pihak BKD juga harus memiliki target maka dari itu dibutuhkan kerjasama.

“Masyarakat diharapkan dapat ikut dalam membangun Lubuklinggau dengan taat membayar pajak, dikarenakan pajak merupakan pondasi utama dalam menyukseskan program-program pembangunan di Kota Lubuklinggau ini,” jelas H Riki Junaidi.

Besaran target tersebut dapat terealisasi dengan baik, agar tahun 2018 realisasi penerimaan PBB-P2 dapat melebihi realisasi penerimaan PBB-P2 pada tahun 2017 yang hanya 73,43 persen dari target Rp 3.806.135.647.

H Riki Junaidi mengimbau, pada saat tutup buku 31 Desember mendatang, bisa mencapai target, dan berharap pada BKD, Camat dan Lurah agar lebih aktif lagi dalam bekerja dan turun langsung ke lapangan. (13)

Rekomendasi Berita