oleh

Imbau Jaga Persatuan dan Kesatuan

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 di Lapangan gedung Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, berlangsung dengan khidmat.

Upacara dimulai pukul 09.30 WIB, Jumat 917/8) dihadiri Bupati Mura H Hendra Gunawan, Wakil Bupati Hj Suwarti, Ketua DPRD Mura Yudi Fratama, Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro, dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Mura.

Bupati Mura bertindak selaku Inspektur upacara, serta  membacakan teks proklamasi kemerdekaan RI. Sementara Komandan Upacara, Kapten Maryono, dari Kodim 0406 Mura, sehingga pelaksanaan upacara berjalan hikmat dan lancar.

Sayangnya, saat upacara berlangsung justru banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) berlindung di bawah pohon pinggiran gedung Pemkab Mura.

Bupati Mura mengatakan dengan peringati HUT RI ke-73 semuanya harus menjaga negeri ini, baik persatuan maupun kesatuan.

“Memperingati Kemerdekaan RI ke-73, kita harus terus menjaga persatuan kesatuan RI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” imbau Hendra Gunawan saat memaknai Kemerdekaan tahun 1945.

Bupati menyebutkan Indonesia sudah berusia 73 tahun merdeka. Dengan ini negara kita harus menjadi negara dibanggakan masyarakat, dan pelopor bagi bangsa lain.

Sedangkan pembawah Baki Paskibraka Kabupaten Mura, yakni Siti Khotimah Widiyanti (16) warga Desa Jambu Rejo Kecamatan Sumberharta, dari siswi kelas XI SMAN Purwodadi ini mengaku senang dan bangga.

“Awalnya saat mau mulai sempat grogi, tapi setelah jalan saya percaya diri saja. Karena sudah sering latihan,” kata Siti Khotimah Widiyanti dengan nada senang.

Putri bungsu dari lima bersaudara buah hati pasangan Katemin (Alm) dan Sumiyati merasa senang bisa terpilih menjadi pembawa Baki bendera merah putih tingkat Kabupaten Mura.

“Saya terharu bisa membanggakan orang tua, karena dari ratusan pelajar yang mengikuti seleksi anggota Paskibra tingkat Kabupaten Mura dan terpilih 70 orang, saya adalah salah satunya,” ucapnya.

Sementara itu, upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-73 tingkat Kota Lubuklinggau di Lapangan Mini Bukit Sulap Kayu Ara, di hari yang sama berlangsung khidmat. Penjabat Walikota, Riki Junaidi menjadi inspektur upacara yang dihadiri FKPD, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.

Anggota Paskibraka Kota Lubuklinggau berhasil menjalankan tugasnya mengibarkan bendera merah putih. Teriknya Matahari yang membuat seorang ASN hampir pingsan, hingga harus digotong keluar barisan. Tapi itu tidak mengurangi khidmatnya pelaksanaan upacara. Begitu juga pada upacara penurunan bendera, derasnya hujan tidak mengurangi makna upacara penurunan bendera.

* Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Sebelumnya, acara mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Joko Widodo melalui siaran live di televisi, dilaksanakan DPRD Kota Lubuklinggau. Acara itu berlangsung di ruang rapat paripurna Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kamis (16/8).

Rapat paripurna istimewa dimulai pukul 09.00 WIB, menyesuaikan dengan jadwal rapat tahunan MPR RI di Jakarta. Dalam kesempatan itu, semua yang hadir menyimak dengan seksama apa yang menjadi catatan penting yang disampaikan oleh Presiden RI, Jokowi saat pidato kenegaraannya.

Salah satunya ditegaskan orang nomor satu di Indonesia ini, adanya tiga persoalan ekonomi yang saat ini masih membutuhkan kebijakan-kebijakan pemerintah, yakni mengenai kesenjangan antara golongan ‘hampir’ miskin dengan golongan miskin. Lalu mengenai stabilitas pangan dan terakhir mengenai hutang.

Apa disampaikan Presiden RI melalui pidato kenegaraannya ditegaskan Penjabat Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi. Ia menyebutkan sesuai dengan amanat yang disampaikan Presiden RI, Joko Widodo, maka dirinya mengajak seluruh jajarannya mengedepankan ‘kerja bersama’ serta kerja nyata dalam membangun.

Memaknai HUT RI ke-73, Riki Junaidi mengajak semua jajarannya serta seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Tetap dukung semua kebijakan pemerintah.

“Karena dengan semangat persatuan, peduli antar sesama serta mengedepankan kerja sama dan kerja nyata maka akan lebih mudah bagi kita dalam membangun daerah, maupun dalam menjawab semua tantangan yang ada. Ini yang diamanatkan Presiden RI, dan wajib kita laksanakan,” jelas Riki.

Sedangkan, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya juga mengajak semua yang hadir terutama generasi muda untuk semangat dalam mengisi kemerdekaan. Tentunya sesuai dengan arahan yang disampaikan Presiden RI, Joko Widodo dalam pidato kenegaraan.

“Pidato kenegaraan merupakan informasi penting tentang perkembangan pembangunan Indonesia saat ini, yang bisa menjadi pedoman kita di daerah dalam hal penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan,” jelasnya.

Di lain tempat, DPRD Kabupaten Mura juga melaksanakan rapat paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo pada HUT Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018 di Gedung DPRD Mura, Komplek Pemkab Mura, Desa  Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti. Rapat paripurna istimewa dipimpin Ketua DPRD Mura, Yudi Fratama didampingi Wakil Ketua, Ismun Yahya dan Yuzakir Mahmud.

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Mura H Hendra Gunawan, Wakil Bupati Mura Hj Suwarti, Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro, Mewakili Kodim 0406 MLM Kasdim Mayor Inf Hutauruk, dan anggota dewan lainnya.

Pada kesempatan itu Bupati Mura H Hendra Gunawan mengatakan dengan mendengarkan pidato kenegaraan disampaikan Presiden RI Joko Widodo merupakan agenda tahunan selalu dilakukan Pemkab Mura bersama seluruh unsur anggota DPRD Mura.

Dari pidato kenegaraan itu kata Hendra Gunawan, diharapkan bagi semua masyarakat dapat terus mengingat betapa beratnya perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. (04)

Rekomendasi Berita