oleh

Imbang Lawan Myanmar, Garuda Muda Jawara Grup A

LINGGAU POS ONLINE –

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia berhasil meraih predikat juara Grup A Piala AFF U-18 2019. Hasil itu setelah skuat Garuda Muda menyeleseaika lima laga di babak penyisihan grup dengan tanpa kekalahan.

Ya, dari lima laga yang sudah dijalani, David Maulana dan kawan-kawan belum sekalipun menelan kekalahan. Namun di laga terakhir Indonesia meraih hasil imbang kontra Myanmar.

Dalam laga yang berlangsung di Thong Nat, Vietnam, Rabu (14/8) kemarin, skuat asuhan Fakhri Husaini itu hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 atas Myanmar. Bahkan, Indonesia sempat tertingal lebih dulu lewat gol yang diciptakan Hein Htet Aung pada menit ke-50. Indonesia sendiri baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-69 berkat gol Rizky Ridho.

Akan tetapi, di awal babak pertama, Indonesia mampu tampil menekan pertahanan Myanmar. Sejumlah peluang untuk menciptakan keunggulan-pun kerap didapat Indonesia. Sebaliknya, Myanmar justu kesulitan untuk menembus pertahanan Indonesia.

Seperti pada menit ke-13, Indonesia nyaris menciptakan keunggulan. Sayang sundulan Fathur Rochman yang meneruskan tandukkan Bagus Kahfi masih melambung tipis ke atas mistar gawang.

Empat menit menjelang turun minum, Bekcham Putra nyaris menciptakan keunggula untuk Indonesia. Namun, sepakan kerasnya masih melebar dari gawang Myanmar yang dikawal Pyae Phyo Thu. Alhasil skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Myanmar di luar dugaan malah unggul lebih dulu. Umpan dari Pyae Phyo Aung disambut tendangan first time Hein Htet Aung pada menit ke-50 yang menggetarkan gawang Timnas Indonesia U-18.

Tertinggal satu gol tak membaut pemain Indonesia ‘patah arang’. Justru sebaliknya, Indonesia lebih gencar melakukan serangan ke jantung pertahanan Myanmar.

Hasilnya, Indonesia mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-69 lewat tendangan bebas yang di eksekusi Rizki Ridho dari depan kotak penalti. Bola yang meluncur deras ke arah gawang tak mampu di halau Pyae Phyo Thu dan membuat skor jadi 1-1.

Disisa laga, kedua kesebelasan silih berganti melancarakan serangan. Peluang demi peluang pun tak luput dari kedua tim tersebut. Namun, hingga laga berakhir peluang-peluang itu tak mampu membuahkan hasil dan laga ditutup dengan skor imban 1-1.

Menanggapi pertandingan ini, pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini mengaku tidak puas. Hal itu diungkapkannya lantaran banyak sejumlah peluang yang didapat anak asuhya tidak mampu menjadi gol. Ia juga mengaku kurang puas dengan bebearap pemain yang diberika kesempatan bermain dalam laga tersebut.

“Jujur saya kurang puas dengan permainan anak-anak, apalagi pemain yang saya berikan kesempatan bermain. Harusnya mereka yang baru bermain dua atau tiga kali memiliki kebugaran yang lebih dari mereka yang sudah main tiga atau empat kali lebih,” ungkap Fakhri usai pertandingan.

“Peluang banyak terbuang, saya berharap banyak dari pemain yang belum bermain, ternyata tidak sesuai dengan harapan saya. Fisik mereka masih kurang,” sambungnya.

Oleh sebab itu, setelah pertandingan ini, Fakhri mengaku bakal melakukan pemulihan fisik terhadap pemain sebelum laga semifinal. “Saya akan gunakan kesempatan untuk pemulihan kondisi fisik pemain saat libur dua hari ini. Yang menjadi catatan karena faktor fisik, lantaran jadwal Piala AFF ini terlalu padat. Saya rasa Myanmar mengalami hal serupa. Anak-anak juga banyak kehilangan bola,” tutur Fakhri.

Sementara itu, pemain Timnas Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi mengakui kesulitan timnya dalam pertandingan menghadapi Myanmar tersebut. “Pertandingan yang tidak mudah, mereka bermain disiplin dan kompak dalam bertahan. Meskipun saya bermain di sisi lapangan atau menjadi striker murni, penjagaan mereka bagus. Mereka seperti menempel ketat kami,” tutur Bagus.

Namun, Bagus tetap bersyukur dengan raihan yang didapat timnya dalam laga tersebut. Apalagi, diakunya, timnya tidak menela kekalahan di babak penysihan Grup A tersebut.

“Tapi syukur Alhamdulillah kami tidak kalah dalam pertandingan ini. Laga ini pengalaman baru lagi untuk saya dan teman-teman. Semoga kami bisa berbicara banyak di semi final. Terima kasih kepada penonton, karena sudah mendukung kami di stadion,” tembahnya.

Meski demikian, denga hasil imbang ini, Indonesia tetap keluar sebagai juara grup dan akan bertandingan di babak semifinal. Tambahan satu poin membuat tim Garuda mengoleksi 13 poin dari lima laga. Skuat asuhan Fakhri Husaini memiliki jumlah poin yang sama dengan Myanmar, tetapi lebih produktif soal urusan gol sehingga mereka keluar sebagai juara Grup.

Selanjutnya, di babak semifinal, Indonesia akan menghadapi runner up Grup B yakni salah satu antara Malaysia, Australia atau Vietnam. Ketiganya baru akan melakoni laga penentuan pada Kamis (15/8) hari ini. (*)

Susunan Pemain:

Myanmar U-18 (3-4-3): Pyae Phyo Thu, Thet Hein Soe, La Min Hwe, Pyae Phyo Aung, Moe Swe, Ye Min Kyaw, Khun Kyaw Zin Hein, Naung Naung Soe, Aww Bar Kha, Kaung Khant Kyaw, Hein Htet Aung

Pelatih: Soe Myat Min

Indonesia U-18 (4-3-3): Muhammad Adisatriyo, Amiruddin Bagas Kaffa, Beckham Putra Nugraha, Khairul Imam Zakiri, Rendy Juliansyah, Fajar Fathur Rochman, Muhammad Salman Alfarid, Brylian Aldama, Alfeandra Dewangga Santosa, Amiruddin Bagus Kahfi, Rizky Ridho

Pelatih: Fakhri Husaini

Sumber : Fajar Indonesia Network (FIN)

Rekomendasi Berita