oleh

Ifan Seventeen Antarkan Sang Istri ke Liang Lahat

JAKARTA – Musibah tsunami menyisahkan duka mendalam bagi Riefian Fajarsyah alias Ifan vokalis grup musik Seventeen. Bagaimana tidak ia harus kehilangan sahabatnya, Bani (bass), Herman (gitar), dan Andi (drum), Road Manager Oki Wijaya dan istri tercintanya, Dylan Sahara.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Ifan sempat kehilangan Dylan dan masih mencari-carinya.

Penantian Ifan terhadap Dylan akhirnya berakhir, pasalnya akhirnya mereka dipertemukan kembali pasca tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12).

Tapi sayangnya, Ifan harus menelan pil pahit lantaran sang istri yang berulangtahun pada Minggu (23/12) lalu ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Kabar duka ini pun diunggah oleh Ifan Seventeen melalui akun Instagramnya ifanseventeen, “Alhamdulillah udah ketemu istriku @dylan_sahara. Makasih ya temen-temen doanya, cuma Allah yang bisa bales kebaikan temen-temen. Minta tolong kirimin al-fatihah ya buat istriku @dylan_sahara lnsyaAllah husnul khotimah. Allahumma amin,” tulis Ifan Senin (24/12).

Di hari yang sama pula ia juga membuat unggahan Instagram Story, Ifan terlihat merekam video menunjukkan dirinya berada di dalam sebuah mobil ambulans dengan sebuah keranda ditutupi kain berwarna hijau.

“Sayang tenang ya, tenang ya… sama-sama kita semobil lagi. Bismillahirohmanirrahim, Laa ilaha ilallah, sama-sama kita semobil lagi. Ya tenang ya, kamu tenang ya,” kata Ifan sambil mengusap keranda Dylan. Dalam tersebut Ifan menulis caption, dan memention istrinya @dylan_sahara. “Alhamdulillah kita udah semobil lagi, yuk pulang yuk,” tulis Ifan.

Sang vokalis pun mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah mendoakannya sehingga bisa bertemu Sang istri untuk terakhir kalinya.

Kabar ditemukannya Dylan juga telah dikonfirmasi oleh pihak manajemen Seventeen melalui Instagram Strories-nya. “Confirmed. Telah ditemukan Dylan Sahara sebagai salah satu korban meninggal dunia musibah tsunami Banten. Al Fatihah Tabah kak Ifan,” tulis Dian Senin (24/12).

Ifan bersama beberapa orang lainnya membacakan surah Yasin dan tahlil untuk para korban tsunami Banten. Acara pembacaan Yasin dan tahlil tersebut dilakukan di gudang kargo Halim Perdana Kusuma pada Selasa (25/12) pukul 03.00 WIB.

Saat membuka acara pembacaan yasin tersebut, Ifan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendoakan. Pada saat membuka acara pembacaan Yasin, Ifan Seventeen tak kuasa menahan air mata.

Tommy Kurniawan selaku sahabat Ifan yang juga hadir pada acara pembacaan surat Yasin tersebut berusaha menenangkan dengan cara mengusap dan memegang pundak Ifan.

“Mudah-mudahan Allah membalas kebaikan teman-teman semua. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih. Mungkin di hadapan kita saat ini hanya ada almarhum mas Andi.

Minta doanya untuk almarhum mas Herman Sikumbang selaku gitaris Seventeen, almarhum mas Bani selaku bassist Seventeen, almarhum Oki Wijaya selaku roadmanager Seventeen, Ujang, dan juga almarhumah istri saya Dylan Sahara,” tutur Ivan.

Dalam unggahan tersebut Tommy memberikan captiom, “Semalam menemani, mendoakan dan mensupport sahabat @ifanseventeen di kargo bandara halim sebelum almarhumah @dylan_sahara dan almarhum Andi Seventeen di Berangkatkan ke ponorogo dan jogja..sebagai sahabat hanya itu yang bisa kita lakukan..

Jadikan MUHASABAH diri karena Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian mari kita jadikan pelajaran dari musibah ini dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan beribadah kepdaNYA karena kita tidak tau kapan ajal menjemput kita..RAHASIA ALLAH..,” tulis Tommy Kurniawan.

Selasa (25/12) pagi Ifan kembali mengunggah video di Instagram Story di dalam mobil ambulance. Dalam video tersebut, Ifan mengantar jenazah istrinya menggunakan baju warna yang sama dengan pakaian terakhir yang dikenakan istri tercintanya, yakni warna putih. Dylan Sahara yang telah berbalut kain kafan putih tersebut dimasukkan ke dalam peti jenazah.

“Kamu paling suka kalau kita pakai baju warnanya couplean ini aku pake baju putih biar seragam sama kamu kita pulang sayang ya @Dylan Sahara,” tulisnya.

Bendera putih terlihat di pohon di depan pintu masuk rumah keluarga Dylan di Jalan Yos Sudarso no 26, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo. Dua tenda juga sudah terpasang di depan halaman rumah korban.

Ayah Dylan Sahara, Supriyanto mengatakan jenazah putrinya sedang dalam perjalanan menuju Ponorogo bersama istri dan anaknya, serta Ifan Seventeen pada pukul 07.00 WIB.

Pemakaman Dylan dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Arum, Ponorogo, jawa Timur, Selasa (25/12) sesuai permintaan keluarganya. Proses pemakaman itu berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB, di mana jenazah Dylan Sahara diantar ratusan pelayat beserta suami tercinta, Ifan.

Dengan mengenaka baju putih dan celana hitam, Ifan terlihat tabah dan tawakal saat membopong peti jenazah presenter tersebut menuju rumah peristirahatan terakhirnya. Tak hanya membopong jenazah istrinya, Ifan juga masuk ke liang lahat sang istri untuk membantu membopong jenazah Dylan.

Usai menguburkan jenazah istri tercintanya, jenazah Dylan Sahara langsung diadzankan. Ifan tak terlihat menitikkan airmata dengan tabah ia tetap berdiri di samping liang lahat Dylan sambil memantau proses pengurukan tanah. Ia pun diberi kesempatan untuk menguruk tanah di atas jenazah istri tercinta, Dylan Sahara.

Ifan menjadi satu-satunya personel Seventeen yang selamat dalam musibah ini. Bani, Herman dan Andi juga telah lebih dulu menghadap Sang Khalik demikian pula dengan Oki.(dim/din/fin)

Rekomendasi Berita