oleh

Ibu Hamil Dianiaya, Nyaris Keguguran

LINGGAU POS ONLINE, KARANG DAPO – Sungguh di luar nalar. Jeri (35) diduga tega menganiaya ibu hamil. Sampai nyaris keguguran. Warga Barak PT Buana Sriwijaya Sejahtera (BSS), Desa Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini menganiaya Leni Rosmalita (37) sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (17/12).

Alhasil, akibat perbuatannya itu, Jeri diringkus polisi sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (17/12). Akibat penganiayaan itu, Leni Rosmalita mengalami luka memar di sekujur tubuhnya. Tak hanya itu saja, korban Leni Rosmalita yang sedang hamil dua bulan mengalami pendarahan dan nyaris keguguran.

“Tersangkanya (Jeri,red) sudah kita tahan di Mapolsek Karang Dapo,” kata Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Karang Dapo, Iptu Yani Iskandar, Senin (18/12).

Kapolsek menjelaskan, tersangka diringkus di kediamannya tanpa melawan. Awalnya, anggota melakukan pengamanan di PT BSS kebetulan ada tersangka. Namun sebelumnya, korban sudah melapor ke Polsek bahwa telah dianiaya oleh tersangka, berbekal laporan itu dan pemeriksaan saksi dan korban anggota langsung meringkus tersangka.

“Saat ini tersangka masih ditahan di Polsek Karang Dapo, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” jelas kapolsek.

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B-48/XII/mura/2017/Sek krdp, tanggal 17 Desember 2017.

Kejadiannya, sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (17/12) di Barak 10 PT Buana Sriwijaya Sejahtera (PT BSS) Desa Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara.

“Saat itu pelaku mendatangi rumah atau barak korban yang bekerja sebagai tukang masak di PT BSS, dengan tujuan meminta bon belanjaan dan saat bertemu dengan korban, pelaku langsung berkata “kau yang boros masak nyo,” terangnya.

Mendengar perkataan tersebut korban tidak terima sehingga terjadi percekcokan.

Dalam cekcok itu, kata Kapolsek, diduga tersangka langsung menampar korban menggunakan tangan di rahang sebelah kiri. Akibatnya, korban mengalami luka pecah pada bibir, luka memar dan lecet pada leher bagian bawah telinga.

Masih dalam percekcokan itu, tersangka sempat mengeluarkan kata-kata ancaman ‘Awas kau ku bunuh ku tujah!’.

Mendengar ancaman itu, korban langsung pergi. Namun tersangka masih menyusul dan memukul kepala korban bertubi-tubi dan menendang punggung korban sampai korban terjatuh dan mengalami pendarahan, karena sedang hamil dua bulan.

Melihat korban terjatuh tersangka langsung kabur.

“Dari kejadian itu korban didampingi suaminya melapor kejadian yang dialaminya ke Polsek hingga akhirnya anggota melakukan penyelidikan hingga meringkus tersangka,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita