oleh

Ibu dan Anak Tewas Lakalantas

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Innalillahiwainnaillaihi raajiiuun. Nasib malang dialami, Indah Soleha (17) dan ibu kandungnya, Rohnawati (50). Warga Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini tewas diduga akibat Kecelakaan Tunggal (Lakatunggal), sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu (23/12).

Kepala MA Mazroillah, Ustadz Aspihan, Senin (25/12) menjelaskan, Rohnawati dan Indah yang merupakan siswi MA Mazroillah meninggal usai terlibat Lakalantas ketika menumpangi jenis Xenia Silver yang dikendarai M Husin (55).

“M Husin ini orang tua Indah,” tutur Aspihan.

Kata Aspihan, Husin dan Rohnawati Sabtu (23/12) datang ke Pesantren Mazroillah, RT 1, Kelurahan Margamulya pukul 10.00 WIB untuk mengambil rapor sekaligus menjemput Indah dan adiknya Tohfal.

“Indah ini kelas XII. Sementara Tohfal kelas VII SMP. Mulai pukul 12.00 WIB mereka sudah keluar dari pagar Pesantren Mazroillah, mengendarai mobil Xenia Silver. Di dalam mobil itu, ada Pak Husin, Bu Rohnawati, Indah, Kakak Indah dan Tohfal. Jumlahnya lima orang. Namun, diduga anggota keluarga itu tidak langsung pulang tapi jalan-jalan keliling Lubuklinggau. Diduga usai jalan-jalan sekitar pukul 17.00 WIB barulah pulang ke rumah Kecamatan Karang Dapo,” beber Aspihan.

Tapi belum sampai di rumah, tepatnya di Jalinsum, Simpang Noman, Desa Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara sekitar pukul 19.00 WIB diduga mobil ditumpangi menabrak mobil truk yang sedang berhenti. Hingga informasi ini diturunkan belum diketahui kejelasan sopir truk tersebut.

“Kabarnya Ibu Rohnawati ini duduk di depan samping pak Husin yang sedang menyetir. Nah, Indah duduk di belakang Ibu Rohnawati. Lakalantas itu bagaimana kejadiannya kami belum tahu detail. Tapi, bagian sebelah kiri mobil hancur. Selain Rohnawati, Indah pun tergencet dan meninggal di tempat kejadian,” imbuh Aspihan lagi.

Berbagai sumber yang dihimpun Linggau Pos menyebutkan, diduga Rohnawati tewas akibat pecah kepala.

Kakak Indah diduga luka parah, sehingga langsung dibawa ke RSMH Palembang. Gadis tersebut diduga patah tangan sebelah kanan. Sementara M Husin, dan Tofhal tidak mengalami luka serius hanya saja trauma akibat kecelakaan tersebut.

Kemudian, mobil Xenia Silver dan truk sudah diamankan di Mapolsek Rupit guna barang bukti penyelidikan.

Aspihan mengatakan dirinya mendengar kabar tersebut Minggu (24/12) langsung menuju ke rumah duka di Kecamatan Karang Dapo.

“Hari Minggu itu juga, sekitar pukul 11.00 WIB jenazah Ibu Rohnawati dan Indah langsung dikebumikan. Kami turut berbela sungkawa atas kejadian ini. Doa kami keluarga besar Pesantren Mazroillah Lubuklinggau semoga siswi kami ini dan ibu Rohnawati Khusnul Khotimah,” jelasnya. (16)

Komentar

Rekomendasi Berita