oleh

HUT SMAN 8 Lubuklinggau ke-7 Meriah

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMA Negeri 8 Lubuklinggau ke-7 berlangsung sukses dan meriah.

Dalam puncak acara peringatan HUT SMA Negeri 8 Lubuklinggau ini menampilkan pagelaran seni budaya oleh siswa kelas XII, sekaligus meresmikan Sanggar Seni Ka Ga Na dan peletakan batu pertama pembangunan jembatan penghubung antara kelas X dengan kelas XII.

Hadir dalam acara tersebut, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo, Kepala Dinas Pendidikan Lubuklinggau Tamri, Camat Lubuklinggau Timur I Henny Fitrianti, Camat Lubuklinggau Timur II Tegi Bayuni, Pengawas Pendidikan SMA/SMK Kota Lubuklinggau Provinsi Sumsel Agus Taman, Kepala SMA Negeri 8 Lubuklinggau Sri Nurhayatun, Polsek Lubuklinggau Timur I, Kepala SMA/SMK se-Kota Lubuklinggau, serta tamu undangan yang lain.

Kepala SMA Negeri 8 Lubuklinggau, Sri Nurhayatun mengatakan dia sudah bertugas di SMA ini sejak dua tahun lalu. Pada saat itu banyak kekurangan di sana-sini. Namun, dengan berjalannya waktu banyak pembangunan yang dilakukannya.

“Dulu waktu saya masuk ke sini masih kotor dan kumuh, alhamdulillah setelah mengumpulkan Wakil Kepala Sekolah, kemudian guru pembina ekstrakulikuler. Maka program-program yang saya rancang dapat terlaksana dengan baik,” kata Sri kepada Linggau Pos, Kamis (1/2).

Menurut Sri, program utama yang dilaksanakannya dalam penertiban dulu, dengan cara mengajak guru dan siswa untuk disiplin ketika masuk ke sekolah. Memang, dua tahun yang lalu menurut Sri, sikap disiplin sangat minim sekali di sekolah ini. Dengan alasan keterbatasan transportasi, membuat sikap disiplin ini diremehkan oleh warga sekolah.

Namun, seiring berjalannya waktu, akhirnya sikap disiplin ini tidak diremehkan lagi oleh warga sekolah.

“Sekolah kita kan berada di belakang, jadi memang transportasinya sulit kalau tidak naik ojek. Angkot tidak ada,” ungkapnya.

Soal prestasi, tidak bisa diragukan lagi, guru SMA Negeri 8 Lubuklinggau pernah mendapat juara 1 lomba Tartil Quran tingkat Lubuklinggau, juara 3 lomba Tartil Quran tingkat Provinsi Sumsel, juara tiga lomba gerak jalan tingkat Kota Lubuklinggau, juara 1 lomba cuci tangan kesehatan yang dilaksanakan oleh Yayasan Jantung Sehat, juara 1 lomba Kriya Tingkat Lubuklinggau, juara lukis tingkat Kota Lubuklinggau.

Begitu juga dengan bangunan, menurut Sri, sudah ada bangunan yang dibuat pada saat kepemimpinannya, antara lain satu unit lab komputer, perpustakaan WC Komunal dan pagar sepanjang 100 meter dari Dana Aspirasi anggota DPRD Sumsel, serta lapangan multiguna serta taman swadaya sekolah.

“Saya berharap dengan bertambahnya usia sekolah ini, dapat meningkatkan semangat untuk membuat sekolah makin berprestasi,”ucapnya.

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengucapkan selamat ulang tahun kepada SMA Negeri 8 Lubuklinggau, semoga dengan usia yang sudah masuk tujuh tahun ini membuat SMA ini semakin eksis dan berprestasi.

“Memang inilah keadaan sekolahnya, walaupun masih banyak kekurangan, akan tetapi tidak seperti daerah lain. Yang ada sekolahnya sudah reot. Kita harus tetap bersyukur, karena pelajar kita bisa belajar dengan nyaman,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo mengatakan walaupun SMA Negeri 8 Lubuklinggau baru berusia tujuh tahun akan tetapi sekolahnya sudah bagus.

“Sekolah bisa seperti ini karena ada campur tangan dari Walikotanya, makanya walaupun SMA/SMK sudah kembali ke Provinsi Sumsel, akan tetapi walikotanya berkeinginan untuk membantu membangun infrastruktur di sekolah, silakan. Kita tentu saja sangat mendukung,” ucapnya.

Widodo juga mengucapkan selamat kepada SMA Negeri 8 Lubuklinggau yang sudah berusia tujuh tahun, semoga kedepan prestasi sekolah ini semakin meningkat. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita