oleh

Hujan Deras Warnai Penurunan Bendera

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Ada kejadian menarik saat upacara penurunan sang saka merah putih, Jumat (17/8). Walaupun diguyur hujan deras, upacara penurunan sang saka merah putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-73 tetap dilaksanakan.

Derasnya guyuran hujan itu membuat upacara penurunan bendera di Lapangan Mini Bukit Sulap Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, baru bisa dimulai pukul 17.20 WIB. Bahkan, ketika upacara belum dimulai, tidak ada satupun peserta upacara yang berada di lapangan tempat dilakukannya upacara. Namun, ketika diumumkan kalau upacara akan segera dimulai, seluruh peserta turun ke lokasi upacara. Mulai TNI/Polri, PNS hingga siswa-siswi peserta upacara.

Mereka rela sekujur tubuh diguyur hujan, demi penurunan sang saka merah putih. Pantauan Linggau Pos di lapangan, upacara ini diikuti seluruh instansi, termasuk pejabat penting lainnya. Bahkan mereka rela basah diguyur hujan, seperti Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar, Dandim 0404 MLM Dodi Samsurijal, Kajari Lubuklinggau Hj Zairida, Kepala Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Alimin Ribut Sijono dan Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya.

Tapi, setiap kali dilakukannya upacara pasti mata kita tertuju ke Paskibraka, karena mereka yang akan menjalankan tugasnya untuk menaikan dan menurunkan bendera. Meskipun kondisi lapangan yang becek, tak menyurutkan semangat dan keyakinan mereka untuk menjalankan tugas, walaupun sekujur tubuh basah kuyup.

Beberapa warga sekitar menyaksikan detik-detik pengibaran tersebut harap-harap cemas, karena khawatir ada Paskibraka yang terpeleset saat menjalankan tugasnya.

“Semoga nggak kepeleset tuh anggota Paskibraka,” ucap Nuraini warga Kayu Ara, terdengar cemas.

Hingga berakhirnya proses penurunan bendera, semuanya dengan baik tidak ada sedikitpun insiden yang mencederai upacara sangat sakral.(01)

Rekomendasi Berita