oleh

Hujan Berdampak Perkembangan Hama Wereng

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Hujan terus mengguyur Kabupaten berslogan ‘Bumi Lan Serasan Sekantenan’ berdampak pada perkembangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), terutama hama wereng.

Sementara untuk serangan hama tikus yang selama ini menjadi momok bagi para petani, mengalami penurunan. Walaupun ada, itu hanya beberapa titik saja.

Seorang Petani Desa L Sidoharjo, Rigianto (35) mengaku, dengan penurunan hama itu, pihaknya sangat optimis produksi padi di Kecamatan Tugumulyo akan terus mengalami peningkatan.

Selain itu, sebelum musim tanam tiba terlebih dahulu melaksanakan gropyokan tikus. Dengan gropyokan tikus, pengendalian terhadap hama tikus cukup efektif, karena tikus benar-benar mati.

“Kalau gropyokan tetap terus kita lakukan, terutama menggunakan alat basmi tikus tabung gas api. Selain itu cara mengatasi tikus, pertama lingkungan harus bersih. Seperti, semak-semak dan perumputan harus dibersihkan, sehingga tidak ada tempat persembunyian tikus,” ucap Rigianto kepada koran ini, Selasa (11/9).

Kepala UPT Perlindungan Tanaman (Perlintan), Pendi Afandi meminta kepada petani penggarap ataupun pemilik sawah untuk mengamati perkembangan OPT.

Bahwa kemunculan Wereng Batang Coklat (WBC) juga dipengaruhi dengan kondisi cuaca saat ini, di mana dalam beberapa minggu terakhir hujan terus turun. Sehingga sangat cocok untuk tempat hidup WBC, yang di lahan persawahan yang basah dan lembab.

Ia juga meminta kepada petani, untuk melakukan pencegahan sejak dini, mulai dari pra tanam seperti pemilihan bibit unggul, bersertifikat yang tahan hama wereng, dan menggunakan insektisida yang efektif. Serta meningkatkan pengamatan terhadap populasi hama wereng.

“Mudah-mudahan tahun ini, serangan hama wereng tidak berdampak negatif pada tanaman padi. Karena begitu ada serangan, kami langsung melakukan pengendalian,” Imbau Pendi. (dlt)

Rekomendasi Berita