oleh

HT Dukung Pelatihan Hidroponik

PALEMBANG – Berbagai cara kerap dilakukan guna meningkatkan pemberdayaan masyarakat, menghadapi persaingan dalam industri pertanian dengan negara tetangga pada era globalisasi saat ini. Seperti halnya yang dilakukan lembaga Pospel serta BNI. Melalui pelatihan hidroponik bersama masyarakat serta para pemuda yang memiliki semangat entrepreneur, diharapkan kedepan permasalahan terkait produk importir yang dianggap memiliki mutu dan kualitas yang baik akan memiliki suatu jawaban.

“Pelatihan Hidroponik ini salah satu jawaban untuk mengejar ketertinggalan kita dibanding negara-negara lain seperti Malaysia dan Thailand yang lebih maju dalam Industri pertaniannya,” ungkap Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Ir H Achmad Hafisz Tohir yang hadir saat membuka kegiatan Pelatihan Hidroponik sekaligus selaku Keynote Speech di Hotel Santika, Jalan Radial Palembang, Sabtu (12/01).

Menurut pria yang akrab disapa HT, bahwa beberapa produk makanan yang seharusnya bisa ditanam di tanah air namun saat ini masih terus dilakukan pengimporan, seperti halnya beras dan sayur-sayuran.

“Bahkan buah-buahan pun kita hampir 80 persen itu yang mutu baik kita melakukan importir,” ujarnya.

Maka, dengan diadakannya pelatihan hidroponik tersebut, HT meyakini bahwa hal tersebut merupakan jawaban untuk mengatasi persoalan yang saat ini ada. Misalnya sayur-sayuran yang berserat karbon tinggi, banyak di super market berlabelkan Thailand. Jadi, dengan diadakannya pelatihan hidroponik tersebut, HT meyakini bahwa hal tersebut merupakan jawaban untuk mengatasi persoalan yang saat ini ada.

Masih dikatakan HT, para peserta pelatihan tersebut merupakan anak bangsa yang memiliki kreativitas tinggi dan kemampuan luar biasa yang setara dengan para petani yang ada di Thailand dan Malaysia.

“Sesungguhnya ini bisa kita bina dan kita lakukan penyuluhan, pembimbingan agar mereka menjadi pengusaha di bidang Hidroponik,” jelasnya.

Sementara itu Manager CNM BNI, Imam Syafrianto menjelaskan, bahwa dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat khususnya di Palembang dapat dirangkul untuk berwirausaha.

“Di sini BNI mendukung untuk membantu dalam pelatihan-pelatihan serta penyuluhan. Seperti di sini, tepatnya untuk berwirausaha melalui tanaman hidup demi meningkatkan kualitas masyarakat,” singkatnya.(rls)

Rekomendasi Berita