oleh

HP Membuatku Bercerai

TELEPON seluler bak pisau bermata dua. Di satu sisi bermanfaat bagi penggunanya memudahkan komunikasi. Di sini lain bisa menghancurkan rumah tangga si penggunanya. Hal ini membuat rumah tangga Mirna dan Marwoto hancur berantakan, sebab setiap kali Mirna ingin melihat telepon seluler milik Marwoto selalu di tolaknya.

“Jujur, sebenarnya saya belum pernah melihat ia bersama wanita lain. Namun, karena dalam beberapa bulan ini handphonenya tidak boleh dipegang, jadi saya cemburu,” kata Mirna, Rabu (1/11).

Apalagi, dilanjutkannya perilaku dari sang suaminya ini sudah mulai berubah, sering keluar malam, terutama malam Minggu. Sebagai, istri wajar saja bila Mirna cemburu, sebab sebelumnya kejadian seperti ini tidak pernah terjadi.

“Sebelumnya, tiap pulang kerja ia selalu di rumah. Paling, main ke rumah tetangga sekitaran rumah,” jelasnya.

Akibatnya, saat ini ia telah mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Agama Lubuklinggau, kini tinggal menunggu jadwal yang bakal diagendakan.

“Mumpung anak baru satu, lebih baik bercerai ketimbang mempertahankan rumah tangga dengan orang yang tidak mencintai kita seutuhnya,”jelanya.

Bahkan, ketika ditanya apakah masih ada ruang untuk Marwoto di hatinya, dengan tegas Mirna mengungkapkan kalau ruang tersebut telah ditutupnya rapat-rapat.

“Walaupun majelis mengupayakan mediasai, bisa dipastikan itu tidak bakalan ku terima. Karen aku sudah terlanjur sakit dengan perbuatan yang sudah dilakukannya,”pungkanya. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita