oleh

HMI Ingatkan KPU

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Lubuklinggau, ingatkan KPU sebagai penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, untuk mampu bekerja secara profesional, jujur dan adil. Terutama saat memverifikasi berkas pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai Politik (Parpol), mengingat tahapan Pileg 2019 sudah mulai.

“Kemudian, dalam waktu dekat KPU akan mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS). Pada tahapan ini kami minta KPU betul-betul melaksanakan tugasnya dengan profesional, jujur dan adil,” pinta Udin Hidayat, Wasekum PTKP HMI Kota Lubuklinggau, kepada koran ini, Sabtu (28/7).

Menurut Udin Hidayat, KPU sebagai penyelenggara Pemilu DPR, DPD dan DPRD harus menjalankan kode etik. Terutama pada tahapan verifikasi, harus lebih selektif untuk meloloskan Bacaleg menjadi Caleg. Jangan sampai, ada Caleg yang tidak layak lolos menjadi Caleg, dan  ditetapkan dalam Daftar Calon Tetap (DCT).

Menurut Udin, pihaknya mengamati proses pendaftaran Bacaleg, ada beberapa Bacaleg yang terindikasi pernah tersandung kasus hukum, baik itu korupsi maupun kasus hukum lainnya. Kedepannya apabila benar ada Bacaleg yang pernah tersandung hukum kasus korupsi maupun narkoba, jangan sampai ada toleransi dari pihak KPU.

“Kecuali Bacaleg tersebut sudah menyelesaikan semua kasus hukumnya, dan dinyatakan dapat mengikuti Pileg,” tegasnya.

Komisioner KPU Kota Lubuklinggau Divisi Teknis, Gatot Widjayanto, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi pemberkasan Bacaleg. Bahkan beberapa Parpol yang berkas Bacaleg-nya dinyatakan Belum Memenuhi Syarat (BMS), akan mereka jemput bola agar segera dilengkapi sampai waktu yang sudah ditentukan, hingga 31 Juli 2018 mendatang.

“Sekarang masih ada beberapa Bacaleg yang belum melengkapi berkas. Mungkin, karena waktu perbaikan berkas masih ada, mereka (para Caleg,red) belum melengkapi. Ketika sampai batas waktu yang ditentukan masih juga belum melengkapi berkasnya terpaksa berkasnya kita nyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” tegas Gatot. (13)

Rekomendasi Berita