oleh

Hj Ratna Machmud: Anak Saya Kemungkinan Tidak Bisa Hadiri Pelantikan

LINGGAUPOS.CO.ID– Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas, akan dilaksanakan serentak dengan daerah lainnya secara virtual, Jumat (26/2/2021). Tidak ada persiapan khusus dilakukan Bupati Musi Rawas terpilih, Hj Ratna Machmud.

Ditemui dikediamannya, Jalan Yos Sudarso Kelurahan Jawa Kanan SS Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Senin (22/2/2021), Hj Ratna Machmud mengaku tak ada persiapan khusus menjelang pelantikan. Sebab secara teknis semua disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

“Saya kan diundang untuk pelantikan, secara teknis bukan saya menyiapkan, tapi secara pribadi saya menjaga kesehatan jasmani dan rohani,” kata Ratna, sembari mengatakan telah menyiapkan baju pelantikan, yang sesuai dengan ketentuan.

Istri dari Riza Novianto Gustam ini mengaku untuk jadwal pelantikan, belum ada perubahan, masih sesuai dengan edaran sebelumnya, yakni pada minggu ke empat Februari 2021. Sehingga kemungkinan pada 25 atau 26 Februari.

Ia juga menambahkan, bahwa pelantikan dilakukan sesuai protokol kesehatan, sehingga yang akan menemaninya saat pelantikan, nanti adalah keluarga inti, terutama sang suami. Sementara putrinya kemungkinan tidak bisa hadir, kerena sedang studi internsip dokter spesialis mata.

“Anak saya tidak hadir, karena sedang internsip dokter spesialis mata. Dia bilang tidak bisa hadir, karena Jumat (26/2) ada kegiatan, mungkin ujian,” katanya.

Diakuinya, karena masa pandemi Covid-19, saat pelantikan, yang dilaksanakan virtual itu cukup di hadiri 25 orang. Dikabarkan, pelantikan serentak secar virtual, untuk pelantikan Bupati dan Wakil Musi Rawas dilaksanakan di Muara Beliti, ibukota Kabupaten Musi Rawas.

Pasangan Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti ini, mengusung slogan “Musi Rawas Mantap”, yakni adalah Musi Rawas yang Maju, Mandiri dan Bermartabat.

“Makna dari filosofi maju adalah kondisi masyarakat Musi Rawas yang terus bergerak ke arah yang lebih baik, lebih sehat, lebih cerdas, perekonomian masyarakatnya lebih mapan, dan keamanan lebih terjamin, serta masyarakat terlayani dengan baik,” tuturnya.

Sementara, lanjutnya, makna filosopi mandiri adalah Musi Rawas mampu mengelola dan mengembangkan potensi daerah secara optimal. “Lalu bermatabat maknanya adalah masyarakat Musi Rawas menjujung tinggi nilai-nilai budaya, dan beretika, termasuk ramah sebagai ciri khas masyarakat Musi Rawas,” jelasnya.(*)

 

Rekomendasi Berita