oleh

Hizbul Wathan Bentuk Akhlakhul Kharimah

LUBUKLINGGAU – Salah satu kegiatan rutin yang diadakan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) yakni berkemah. Kegiatan ini jadi ajang penguatan mental dan kepribadian. Selain kecakapan hidup, dimensi spiritual siswa juga terus dibangun melalui kegiatan ibadah seperti dhuha, tahajud, maupun tadarus.

“Dengan kegiatan ini diharapkan tercipta kader persyarikatan Muhammadiyah dari Kepanduan Hizbul Wathan,” jelas Kepala SMA Muhammadiyah 1 Lubuklinggau, Drs Ponijo melalui Waka Kurikulum, Dafitri, Rabu (9/1).

HW ini, kata Dafitri, salah satu Organisasi Otonom (Ortom) di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

“Pada dasarnya HW dan Pramuka sebagai gerakan kepanduan memiliki tujuan yang sama, yakni sama-sama mendidik anak bangsa. Hanya saja, kepanduan HW lebih menekankan kepada menerapkan akidah Islam dalam setiap aspek kegiatan kepanduan,” ungkap Dafitri.

HW sebagai kepanduan Islami, artinya pendidikan kepanduan yang dilakukan oleh HW adalah untuk menanamkan aqidah Islam dan membentuk peserta didik yang berakhlak mulia.

“Kami memang rutin mengadakan kemah HW, dengan harapan bisa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai kepanduan Hizbul Wathan berdasarkan Pancasila, Alquran dan Ash Sunnah,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan kemah meliputi mendirikan tenda, kecakapan dasar, hingga meliputi kecerdasan spiritual dalam bentuk pelaksanaan materi ketauhidan, fiqih ibadah, salat fardhu, salat tahajjud, outbound, heking dan kloncer serta anak-anak juga diajak bertadabur alam. (rrf)

Rekomendasi Berita