oleh

Hiswana Migas Kembali Salurkan Bantuan

Melalui Program PSM

PROGRAM Pertamina Spiritual Marketing (PSM), kembali disalurkan oleh Hiswana Migas Lubuklinggau.

Selasa (12/12), bertepatan dengan peringatan Hari Ibu ke-89 dan HUT DPW ke-18 tingkat Kota Lubuklinggau, Ketua Hiswana Migas, Winasta Ayu Duri menyerahkan bantuan berupa alat Industri Kecil Menengah (IKM) Pangan kepada Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana.

Winasta menjelaskan, untuk di Kota Lubuklinggau pihaknya sudah dua kali menyalurkan bantuan PSM, yakni ke panti asuhan dan beasiswa untuk pelajar.

“Kali ini kita bantu alat atau mesin untuk IKM seperti mesin pengering minyak, mesin penggiling padi, mesin penggiling tepung, mesin penggiling mi, mesin peras jahe, oven panggang, hand sealer, kompor dua tungku serta cup sealer. Karena berdasarkan kesepakatan dari pihak Pertamina dan Baznas ingin memberikan kail, bukan sekedar umpan kepada pelaku IKM di bawah binaan TP PKK Kota Lubuklinggau. Kita pun menyambut baik, lantaran saat ini kita melihat, banyaknya pelaku-pelaku IKM binaan Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau,” jelas Winasta.

Pihaknya berharap bantuan yang diserahkan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui SPBU atas penjualan BBM Non Subsidi ini, bisa membawa manfaat kepada yang menerima.

“Karena Rp 10 per liternya dari penjualan mereka diserahkan untuk dana CSR. Setiap bulannya disetorkan, berdasarkan penjualan BBM Non Subsidi mereka. Dana ini juga, yang kita salurkan,” jelasnya.

Sebelumnya ia menambahkan, pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan dari program PSM untuk pertama kalinya di Kabupaten Musi Rawas. Penyerahan bantuan dilaksanakan, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi tingkat Kabupaten Musi Rawas, di auditorium Pemkab Musi Rawas, Jumat (8/12) lalu.

Ia mengungkapkan, kegiatan untuk pertama kalinya dilaksanakan di Musi Rawas ini mereka salurkan, untuk bidang pendidikan. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 133.000.000.

“Dari dana tersebut, lebih kurang Rp 80 juta dimanfaatkan untuk beasiswa pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA,” tambahnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita