oleh

Hindari Calo, DPMTSP Sosialisasi Sistem Perizinan Online

LINGGAU POS ONLINE – Masyarakat atau pelaku usaha di Lubuklinggau yang ingin mengurus izin usaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTPSP) Kota Lubuklinggau harus secara online.

Dijelaskan Kepala DPMTSP Lubuklinggau Hendra Gunawan hal ini untuk mencegah adanya pungutan liar (pungli) atau korupsi. Demikian dijelaskannya dalam sosialisasi di Cozy Style Hotel Lubuklinggau.

Ditambahkannya dalam sistem ini, investor yang ada di Kota Lubuklinggau, tidak lagi bertemu dengan kepala dinas atau pegawai lain, selain petugas front office.

“Proses perizinan tidak ada biaya kecuali restribusi dan pajak yang memang seharusnya dikenakan. Jadi aplikasi sistem online ini untuk menghindari calo – calo perizinan,” kata Aan sapaan Hendra Gunawan, dalam sambutannya.

Mantan Kabag Humas Setda Lubuklinggau ini mengakui, sebelum proses secara online, adanya dugaan calo dalam pengurusan perizinan. Bahkan calo itu, setiap hari bisa mengurus lima sampai tujuh berkas.

“Saya tanya berapa urus perizinan, dikenakan Rp700 ribu. Padahal proses pembuatan perizinan gratis dan mudah,” tegasnya.

Mantan Camat Lubuklinggau Timur II ini menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi proses perizinan secara online, mulai SIMBD, OSS, Sicantik, LKPM kepada masyarakat. Sehingga  yang mengurus perizinan lebih memahami dan mengoperasionalkan aplikasi online.

“Kami berharap, sebelum membangun harus memiliki izin dulu. Jangan lagi, bangun dahulu baru urus izin,” harapnya.

Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe diwakili Asisten III Agus Sugianto menyampaikan, pihaknya sangat mendukung program aplikasi ini. “Tidak bisa bertemu langsung, sehingga mencegah adanya korupsi,” tegasnya.(*)

Rekomendasi Berita