oleh

Hendra Amoer: ASN Pakai Narkoba Tindakan Bodoh

MUSI RAWAS – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Hendra Amoer prihatin dengan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Karena sebagai ASN, seharusnya melayani masyarakat dan jadi panutan, tidak sepantasnya melakukan pelanggaran hukum yang merugikan diri sendiri.

“ASN panutan masyarakat, maka sangat tidak pantas melakukan hal bodoh seperti itu. Karena, bagaimana mungkin pelayanan dan produktivitas pemerintah dapat maksimal kalau ASN terlibat narkoba,” kata Hendra Amoer, Minggu (3/2) .

Menurut Hendra, adanya keterlibatan ASN, tentu jadi bukti bahwa narkoba sudah masuk dan meracuni semua lini kehidupan sosial, dan peringatan keras bagi seluruh masyarakat, untuk memerangi narkoba secara bersama-sama.

“Narkoba bukan hanya musuh aparat keamanan saja, karena sudah jadi musuh kita bersama. Sebab, dapat merusak tatanan kehidupan kita. Coba dibayangkan kalau pemimpin masa depan kita jadi pecandu narkoba, tentu akan membuat kebijakan-kebijakan yang tidak masuk akal, dan merugikan masyarakat banyak,” jelasnya.

Namun, dengan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) No.06 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelar Narkoba (P4GN). Hendra Amoer berharap narkoba dapat diperangi dan generasi muda bisa diselamatkan dari pengaruh dampak negatif dari narkoba.

“Kami telah melakukan sosialisasi yang berkesinambungan dalam mencegah maraknya peredaran narkoba di Mura,” ujarnya. (aku)

Rekomendasi Berita