oleh

Hasil Rekapitulasi KPU, NanSuko Unggul

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau nomor urut 2, H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar (NanSuko), memperoleh suara terbanyak dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU Kota Lubuklinggau, Kamis (5/7).

Jumlah suara yang diperoleh NanSuko sebanyak 62.912, kemudian Paslon nomor urut 3 H Rustam Effendi-Riezky Aprilia dengan perolehan 41.179 suara. Selanjutnya, Paslon Nomor Urut 1 Toyeb Rakembang-Sofyan dengan perolehan 7.886 suara.

NanSuko unggul di setiap kecamatan dengan rincian (Selengkapnya baca tabel).

Kemudian, hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Sumatera Selatan (Sumsel) Paslon nomor urut 1 yakni Herman Deru-Mawardi Yahya dengan perolehan 22.601 suara, Paslon nomor urut 2  Aswari Rivai-Irwansyah dengan 21.973 suara, Paslon nomor urut 3  Ishak Mekki-Yudha Pratomo memperoleh 26.426 suara dan Paslon nomor urut 4 Dodi Reza Alex Nurdin-Giri Ramanda Kiemas mendapat 39.262 suara. Jumlah seluruh suara sah 110.262 suara, tidak sah 4.536 suara dan jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah 114.798 suara.

“Alhamdulillah, seluruh proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Lubuklinggau sudah selesai dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman,” kata Ketua KPU Lubuklinggau, Efriadi usai dilakukannya pleno.

Menurut Efriadi Suhendri, tahapan selanjutnya setelah selesainya pleno rekapitulasi maka pihak KPU Lubuklinggau akan memberikan waktu tiga hari bagi Paslon yang memperoleh suara di bawah suara terbanyak untuk melakukan gugatan ke MK.

Namun, bila dalam tiga hari tersebut tidak ada gugatan maka KPU Kota Lubuklinggau akan menetapkan Surat Keputusan (SK) penetapan pemenang Pilkada Lubuklinggau. Selanjutnya, diserahkan ke DPRD Kota Lubuklinggau untuk diteruskan ke Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

Untuk hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel langsung diberangkatkan ke KPU Provinsi, dengan pengawalan aparat keamanan.

Pengamat Politik Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr Joko Siswanto mengatakan dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada, penetapan keputusan atas tahapan dilakukan dalam forum terbuka yang mengundang para pihak berkepentingan.

KPU mengundang tidak hanya penyelenggara di level bawahnya, akan tetapi juga Partai Politik (Parpol), tim kampanye atau calon, dan pengawas Pemilu. Rapat pleno dapat dilaksanakan ketika dihadiri minimal lima orang, dan keputusannya sah apabila disetujui oleh sekurang-kurangnya empat orang.

“Sedangkan untuk KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota yang komisionernya berjumlah lima orang, syarat minimalnya dihadiri empat orang dan keputusannya sah, jika disetujui oleh sekurang-kurangnya tiga orang yang hadir,” katanya.

Diupayakan setiap keputusan rapat pleno ditempuh melalui persetujuan seluruh anggota. Akan tetapi, jika tidak tercapai persetujuan maka keputusannya diambil berdasarkan suara terbanyak. (04/01)

Kecamatan Lubuklinggau Timur I
1. H Toyeb – Sofyan 825 Suara
2. NanSuko 8.530 Suara
3. Rustam-Riezky 5.977 Suara

Kecamatan Lubuklinggau Timur II
1. Toyeb -Sofyan 1.042 Suara
2. NanSuko 9.624 Suara
3. Rustam-Riezky 5.974 Suara

Kecamatan Lubuklinggau Selatan I
1. Toyeb -Sofian 997 Suara
2. NanSuko 5.050 Suara
3. Rustam-Riezky 2.401 Suara

Kecamatan Lubuklinggau Selatan II
1. Toyeb -Sofyan 756 Suara
2. NanSuko 9.195 Suara
3. Rustam-Riezky 5.525 Suara

Kecamatan Lubuklinggau Barat I
1. Toyeb -Sofyan 1.201 Suara
2. NanSuko 9.805 Suara
3. Rustam – Riezky 6.458 Suara

Kecamatan Lubuklinggau Barat II
1. Toyeb – Sopyan 576 Suara
2. NanSuko 6.499 Suara
3. Rustam -Riezky 3.972 Suara

Kecamatan Lubuklinggau Utara I
1. Toyeb-Sopyan 1.006 Suara
2. NanSuko 4.635 Suara
3. Rustam -Riezky 3.547 Suara

Kecamatan Lubuklinggau Utara II
1. Toyeb-Sopyan 1.483 Suara
2. NanSuko 9.629 Suara
3. Rustam -Riezky 7.325 Suara
Sumber: KPU Kota Lubuklinggau

Rekomendasi Berita