oleh

Hasbi : Kenapa Tidak Bisa Bersatu

LINGGAU POS ONLINE  – Sebagai senior dan mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Lubuklinggau, Hasbi Asadiki menyayangkan adanya Musyawarah Daerah (Musda) V ‘tandingan’. Hal ini menandakan pemuda di Kota Lubuklinggau pecah, dan yang rugi pemuda Kota Lubuklinggau.

“Yang rugi ya pemuda ketika terpecah-pecah. Untuk itu kami yang dulu pernah di sana (KNPI) hanya bisa menyayangkan kondisi ini, dan berharap tidak adanya Musda KNPI ‘tandingan’,” ungkap mantan Ketua KNPI periode 2009-2012 ini.

Ia bisa menyarankan, agar pemuda melalui OKP-OKP yang ada berpikir bijak. Bicarakan segera permasalahan ini dengan duduk bersama, temukan solusinya jangan sampai ada Musda ‘tandingan’ yang mengisyaratkan kalau pemuda Lubuklinggau tidak bersatu.

“Sebelum Musda tandingan dimulai, sebaiknya segera bicarakan bersama terutama dengan ketua terpilih kemarin. Saya yakin pemuda Kota Lubuklinggau BISA. Kita hanya ingin, kenapa tidak bisa menyatu,” tegasnya.

Kalau bisa dilanjutkan Hasbi, KNPI Kota Lubuklinggau menjadi contoh untuk daerah lain.

“Biarkan pusat dan provinsi dualisme, tetapi Lubuklinggau jangan. Mumpung masih ada waktu, ayo duduk bersama dan bicarakan,” ajaknya.

KNPI ditambahkannya, jangan dilibatkan dengan kepentingan pribadi, kelompok atau partai politik.

“Kita dulu banyak peninggalan, yang mungkin bisa menjadi pembelajaran, untuk menyikapi masalah kepemudaan saat ini. KNPI jangan mau dibawa oleh orang yang tidak jelas, yang ujung-ujungnya untuk melaksanakan kegiatan minta dana melalui proposal ke berbagai pihak. Ini yang kita khawatirkan,” lanjutnya. (rfm)

Rekomendasi Berita