oleh

Harus Menjadi Perhatian Eksekutif

Perda Pengendalian Anjal Jadi Solusi

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Wakil Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, Taufik Siswanto menegaskan, pengamen dan Anak Jalanan (Anjal) yang ‘ngelem’ harus menjadi perhatian khusus bagi eksekutif. Semua pihak, harus berkontribusi untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Karena kita juga merasa miris dan prihatin, melihat anak-anak yang seharusnya mendapatkan pelajaran di sekolah. Namun karena terpengaruh lingkungan, mereka justru di jalanan sambil menghirup lem,” ungkap Taufik Siswanto.

Mulai dari Dinas Sosial, Sat Pol PP, pihak kepolisian, Ketua RT, Lurah dan Camat, serta tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat harus sama-sama peduli.

“Yang jelas, ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Peraturan Daerah (Perda) tentang pengendalian dan pembinaan Anjal, menjadi salah satu regulasi yang bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini.

“Dengan diterapkannya Perda ini nanti, kita berharap mereka betul-betul dibina oleh pemerintah. Yang tidak sekolah bisa disekolahkan, dan dibina agar mereka tidak lagi menghisap lem Aibon,” ungkapnya.

Bahkan Raden Syalendra, politisi PKB ini juga mengingatkan eksekutif, mengenai masih maraknya anak-anak yang menghisap lem Aibon.

“Bila perlu, ditindaklanjuti dengan dibuatkannya Peraturan Walikota (Perwal) untuk pedagang lem Aibon.

Kasat Pol PP Kota Lubuklinggau Elbaroma, melalui Kabid Ops, Agum saat dikonfirmasi menegaskan kalau pihak rutin melakukan razia terhadap Anjal dan pengemis.

“Kita terus berkoordinasi dengan Dinsos, untuk melakukan penertiban. Ini bentuk upaya kita, untuk mengurangi anak-anak yang ‘ngelem’,” tegasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita