oleh

Harimau Sumatera Terekam Kamera Warga

Staf TNKS Bagian Perlindungan Ekosistem Hutan, Ikhsan Ramdani
“Saya dapat informasi dari Facebook, nanti kita akan cek kebenaran adanya Harimau yang sempat direkam oleh warga,”

TNKS Lakukan Pengecekan

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) wilayah III Rejang Lebong siap mengecek kepastian keberadaan Harimau Sumatera muncul di sekitar kawasan Air Putih, Desa Tambang Saweak, Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong, baru-baru ini.

Kemunculan Harimau Sumatera yang sempat direkam kamera oleh warga beberapa hari ini diyakini memang benar-benar Harimau.

“Saya dapat informasi dari Facebook, nanti kita akan cek kebenaran adanya Harimau yang sempat direkam oleh warga,” jelas Staf TNKS Bagian Perlindungan Ekosistem Hutan, Ikhsan Ramdani ditemui di ruang kerjanya, Jalan Sukowati Curup, Senin (15/1).

Ramdhani menyebutkan jika melihat dalam rekaman video tersebut, ia yakin jika objek direkam memang benar-benar Harimau. Sebab salah satu populasi Harimau di TNKS salah satunya berada di Kabupaten Lebong.

“Kalau saya lihat dipastikan memang Harimau, tapi saya belum tahu titik temu warga saat merekam video berada dalam kawasan TNKS atau bukan,” jelas Ikhsan.

Menurut dia, di Kabupaten Lebong hingga menuju ke Kabupaten Muko-Muko memang diyakini merupakan salah satu keberadaan Harimau Sumatera di kawasan TNKS.

“Kalau di kawasan TNKS Rejang Lebong memang minim, tapi bukan berarti tidak ada,” jelasnya.

Masih menurut Ikhsan, habitat Harimau Sumatera di kawasan TNKS area Bengkulu memang sering terlihat di Kabupaten Lebong. Setidaknya, dalam beberapa tahun terakhir sudah ada tiga laporan kemunculan Harimau.

“Seingat saya ada tiga laporan kemunculan Harimau, dan kebanyakan memang di kawasan Lebong. Kemungkinan kemunculan mereka karena tingginya tingkat gangguan dalam hutan kawasan,” jelasnya.

Dengan informasi kemunculan Harimau sempat direkam warga, ia berharap tidak ada tangan-tangan jahil ingin menebar jerat untuk menangkap Harimau.

“Harapan kita dengan adanya informasi kemunculan Harimau ini tidak ada tangan jahil dengan menebar jerat,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait jerat Harimau, Ikhsan mengakui belakang sebelum informasi kemunculan Harimau banyak ditemukan di wilayah TNKS.

“Kalau jerat banyak ditemukan di kawasan Bengkulu Utara,” tambahnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita