oleh

Hari Ini, Penentuan Nasib Garuda Muda

JAKARTA – Pemusatan latihan (pelatnas) Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-22, yang digelar di Lapangan ABC, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta sudah memasuki hari kelima.

Latihan yang digelar pada, Jumat (11/1) kemarin itu menjadi aktivitas terakhir program latihan pekan pertama skuad Garuda Muda. Sebab, pada Sabtu (12/1) hari ini pelatih Indra Sjafri akan mengadakan game internal untuk menentukan siapa saja pemain yang akan dicoret dan bertahan di pelatnas.

“Hari ini, kita melakukan latihan sekitar 1,5 jam. Besok (hari ini, Sabtu) kita akan melakukan sesi latihan terakhir di pekan pertama ini dengan agenda game internal,” ungkap Indra Sjafri usai menggelar sesi latihan, Jumat (11/1) kemarin.

“Sejauh ini kita masih mencari pemain, dan tentunya saya optimis dengan game plan ini, karena banyak pemain yang sudah cocok,” sambung mantan pelatih Bali United tersebut.

Ya, seperti kita ketahui, pemusatan latihan itu diperuntukan sebagai persiapan tiga agenda besar di tahun 2019. Ketiga ajang itu di antaranya Piala AFF U-22 di Kamboja, 17 Februari sampai 2 Maret, Kualifikasi Piala Asia U-23 (22-26 Maret), serta SEA Games 2019 di Filipina (30 November-10 Desember).

Guna mendapatkan pemain terbaik untuk tiga ajang tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri telah memanggil 38 pemain untuk menjalani TC tersebut. Untuk mendapatkan pemain yang berkualitas, nantinya 38 pemain itu akan diseleksi lewat format promosi dan degradasi.

Selain 38 pemain itu, Indra juga sudah menyiapkan empat pemain yang masuk daftar antrean untuk mengikuti pelatnas Timnas U-22. Keempat pemain itu adalah, Mochammad Dicky Indrayana (Bali United), Nadeo Argawinata (Borneo FC), Jayus Hariono (Arema), dan Roni Sugeng (PS Tira). Nantinya keempat pemain itu bakal dipanggil untuk mengisi slot pemain yang terdegradasi.

Namun sayang, hingga hari kelima prosesi latihan, dari 38 nama yang dipanggil baru 35 pemain yang hadir mengikuti pelatnas. Ketiga pemain yang masih absen itu diantaranya, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan Ezra Walian.

Bahkan, hingga hari ketiga proses latihan, pelatnas timnas baru diikuti oleh 33 pemain. Selain ketiga nama diatas, dua nama lainnya yakni Firza Andika dan Osvaldo Haay juga baru bergabung di hari keempat dan kelima.

Menurut Indra Sjafri kehadiran Firza Andika, Kamis (10/1) dan Osvaldo Haay, Jumat (11/1) kemarin menjadi fase adaptasi bagi kedua pemain tersebut. Dengan kata lain, kemungkinan besar dalam tahap seleksi Sabtu (12/1) hari ini, Firza dan Osvaldo tidak akan diikut sertakan.

“Ia benar, Osvaldo mulai begabung latihan hari ini (Jumat, 11/1). Namun, saya menganggap dia dan juga Firza Andika baru dalam pengamatan di pekan kedua. Jadi, mereka baru beradapatasi dan pengamatan saja,” tutur Indra.

Sementara itu, Osvaldo sendiri mengaku tidak akan menyia-nyiakan kesempatannya di pemusatan latihan Timnas Indoensia U-22. Ia berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuannya agar bisa masuk dalam skuat inti Garuda Muda.

Nama Osvaldo berseragam Timnas Indonesia bukan-lah hal baru. Pamin yang pada musim 2018 membela Persebaya itu pernah menjadi andalan Timnas Indonesia U-23 dalam ajang SEA Games 2017.

Namun, ia kehilangan momentum untuk membela Timnas Indonesia di panggung Asian Games 2018 yang saat itu masih diarsiteki oleh pelatih Luis Milla. Selain itu, Osvaldo juga tidak memiliki kesempatan untuk berkostum Merah Putih pada Piala AFF 2018 yang saat itu diprakasai oleh Bima Sakti.

Oleh sebab itu, pemanggilannya di pelatnas kali ini, akan dijadikannya sebagai ajang pembuktian. Ia mengaku, akan berjuang semaksimal mungkin agar dirinya bisa masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri.

“Yang pertama, tentunya saya senang bisa kembali dipanggil (dalam pemusatan latihan timnas), karena sebelumnya saya sempat dipanggil pada pelatnas Asian Games, namun tidak dipanggil lagi,” ungkap Osvaldo.

“Saat ini, saya bisa kembali (ke pelatnas) Timnas Indonesia U-22, motivasi saya adalah harus bisa menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Kalau bisa saya harus bisa lebih konsisten dari kemarin,” sambungnya. (gie/fin/wsa)

Rekomendasi Berita