oleh

Hari Ini Cek Jalan Alternatif

Jalan Lingkungan RSSA Dialihkan

LUBUKLINGGAU – Jalan lingkungan disampingi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah bakal dialihkan, pengalihan ini berdasarkan usulan manajemen RSSA Lubuklinggau. Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani langsung mengadakan rapat dan membentuk tim guna menindaklanjuti usulan tersebut.

Rapat diadakan di Op Room Dayang Torek komplek perkantoran Walikota Lubuklinggau, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (9/1).

H Rahman Sani mengakui manajemen RSSA Lubuklinggau sudah mengusulkan pengalihan jalan sejak 2018.

Dengan alasan, jalan lingkungan yang ada saat ini sudah dimanfaatkan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL), jadi pangkalan ojek, dan ramai kendaraan lalu lalang.

“Tahun sebelumnya sudah diusulkan tapi belum kita tindak lanjuti, makanya kita bahas ini jalan lingkungan akan kita alihkan tunggu waktu yang tepat saja,” jelas Rahman Sani.

Sementara itu Direktur RSSA Lubuklinggau, H Mast Idris mengatakan pengalihan jalan tersebut untuk kepentingan operasional RSSA Lubuklinggau. Dengan kondisi saat ini, pihaknya sering terhambat ketika harus membawa pasien yang cukup gawat.

“Padatnya pedagang, parkir yang tidak beraturan, ditambah kalau ada pengendara motor yang ugal-ugalan, ini mengganggu operasional rumah sakit. Malah sempat ada keluarga pasien yang terserempet pengendara motor,” ucapnya.

Penutupan jalan ini juga didukung Camat Lubuklinggau Timur I, Heny Fitrianty. Bersama kelurahan, pihaknya telah melakukan pendataan PKL sebanyak dua kali tahun 2018.

“Intinya kami siap untuk menutup jalan di samping RSUD Siti Aisyah. Karena memang beberapa tahun ini semakin banyak, sudah sering kami imbau tidak berdagang di depan Unit Gawat Darurat (UGD). Selain itu, kalau berdagang di jalan juga sangat rentan menyebabkan kecelakaan,” katanya.

Ditambahkan Heny Fitrianty, hari ini (Kamis,10/1) tim dari Pemkot Lubuklinggau akan mengecek jalan alternatif. Alan alternatif akan dibersihkan terlebih dahulu oleh Dinas Pekerjaan umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Lubuklinggau, sebelum dilakukan peningkatan jalan.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lubuklinggau, Abu Ja’at meminta peninjauan ulang ke lokasi sebelum dilakukan penutupan.

“Jika ada alternatif lain, kita usahakan jangan dulu menutup jalan tersebut, karena pasti akan ada pro dan kontra dari warga sekitar,” ungkap Abu Ja’at

Rapat ini juga dihadiri Kasat Lantas Polres Lubuklinggau yang diwakili KBO Lantas Polres Lubuklinggau, Iptu Abdul Rasyid, Asisten I bidang Pemerintahan Heri, Kabag Hukum Pemkot Lubuklinggau Hendri Hermani, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (nia)

Rekomendasi Berita