oleh

Harga Sembako Naik

LINGGAU POS ONLIONE, ULAK SURUNG – Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, beberapa pedagang di Pasar Bukti Sulap (PBS) mengaku harga sembako sudah mulai naik. Sekalipun tidak signifikan, namun cukup berimbas pada daya beli konsumen.

Seperti diungkapkan Waran (45) seorang pedagang Sembako di Pasar Bukit Sulap, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Ia menerangkan, ada beberapa sembako seperti beras, sagu dan telur yang saat ini sudah mengalami kenaikan harga.

“Namun tidak signifikan. Seperti telur yang tadinya Rp 36.000 per karpet, saat ini menjadi Rp 39.000 – Rp 40.000. Begitu pun dengan sagu dari Rp 6.000 menjadi Rp 7.000. Namun untuk gula masih normal, Rp 12.000 per Kg dan minyak sayur baik yang curah maupun yang kemasan Rp 10.000,” ungkap Warman, di tengah kesibukannya melayani pembeli.

Menurutnya hal biasa, saat Natal ada kenaikan harga.

“Tetapi tidak signifikan, seperti menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha,” lanjutnya.

Tak hanya sembako, pedagang sayur Jon pun membenarkan harga hasil pertanian pun kini mulai naik.

“Yang pastinya cabai merah sudah naik. Dari yang hanya Rp 40 ribu per kg, menjadi Rp 52 ribu per kg,” ungkapnya.

Kadisperindag Kota Lubuklinggau, H.M Hidayat Zaini saat dikonfirmasi membenarkan, kalau jelang Natal berdampak dengan kenaikan harga sembako maupun sayuran.

“Tetapi tidak signifikan, dan tidak terlalu lama. Biasanya hanya sedikit, lalu kembali normal. Tidak seperti saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha,” ungkapnya.

Untuk pengawasan, akan tetap dilakukan sesuai dengan tugas mereka.

“Ya akan segera kita lakukan pengawasan, untuk mengantisipasi jangan sampai ada lonjakan harga. Kalau biasanya untuk menjelang Natal tidak ada,” jelasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita