oleh

Harga Sembako Makin Mahal

LINGGAU POS ONLINE– Sejak lima hari terakhir harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengalami kenaikan signifikan.

Kondisi ini dikeluhkan warga, khususnya pelaku usaha Rumah Makan (RM) serba Rp10.000.

“Sejak minggu lalu harga bahan pokok naik, dari harga timun sampai harga cabai naik fantastis, bahkan harga cabai mencapai Rp75.000, dari harga sebelumnya cuma Rp30.000,” ungkap Yance, pemilik salah satu RM di Kecamatan Rupit.

Menurut Yance, akibat kenaikan harga bahan pokok tersebut membuat omzet pendapatannya berkurang hingga 40 persen dari pendapatan sebelum kenaikan tersebut.

“Meski harga bahan pokok naik, namun saya tidak dapat menaikan harga jual nasi, karena saya takut pelanggan saya berpindah ke warung lain,” tambahnya.

Yance berharap pemerintah dapat memberikan solusi dari naiknya harga bahan pokok tersebut, agar masyarakat kelas menengah ke bawah dan pemilik warung tidak tembus susah dari hal tersebut.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Kabupaten Muratara, Syamsu Anwar melalui Kabid Perdagangan, Sapawi mengatakan kenaikan berapa bahan pokok terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Muratara.

“Saya sudah mendengar kenaikan tersebut, namun saat ini belum bisa berbuat apa-apa karena hal terbut terjadi secara nasional bukan hanya di kabupaten kita saja,” katanya.

Ditambahnya, kenaikan harga bahan pokok tersebut kemungkinan akan terjadi sampai dengan Hari Raya Idul Adha.

Hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca di musim kemarau.

“Sekarang lagi musim kemarau, jadi produksi cabe berkurang sehingga harga menjadi naik, dan harga akan stabil setelah Idul Adha saat memasuki musim penghujan kembali,” tambahnya. (fji)

Rekomendasi Berita