oleh

Harga Sawit Rp 700 Per Kg

Petani Mengeluh

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Petani sawit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengeluhkan harga Tandan Buah Segar (TBS). Kini per kilogram hanya dihargai Rp 700.

“Harga yang ditetapkan tengkulak atau lapak terlalu murah sekarang ini. TBS kami hanya dibeli Rp 700 per Kg nya,” kata Habibi, salah seorang petani sawit Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, kemarin.

Dikatakannya penurunan harga tersebut terjadi sepekan sebelum lebaran lalu hingga sekarang, dan petani hanya mendapat keterangan dari pengumpul bahwa harga TBS itu tergantung dari pabrik.

Saat ini para petani hanya pasrah dan menerima harga yang ditetapkan pengumpul sebab bila di tolak maka sawit yang sudah di panen tidak terjual dan membusuk.

“Sawit ini sangat berbeda dengan karet, kalau sawit tidak dipanen akan merusak batangnya, kalau karet tidak disadap tidak masalah,” ungkapnya.

Habibi mengatakan, saat ini kondisi petani sangat terjepit dengan harga jual TBS yang sangat murah, sebab biaya panen dan perawatan sawit tidak sebanding dengan hasil.

“Para petani sawit di desa kami itu banyak yang ‘menjerit’ karena upah panen dan angkut TBS ke pengepul tidak sebanding dengan  hasil jual TBS,” terangnya.

Ia mengatakan, para petani sawit terutama di Kecamatan Rawas Ilir berharap pemerintah mengawasi penerapan harga TBS sampai ke lapangan.

“Kami harap pemerintah dapat mengawas harga hasil tani masyarakat sampai ke tingkat pengumpul, jangan hanya tingkat pabrik, supaya masyarakat dapat merasakan harga yang sesuai,” harapnya.(12)

Rekomendasi Berita