oleh

Harga Pertalite Naik

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Diam-diam namun pasti, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite Research Octane Number (RON) 90 naik.

“Jadi, harganya memang naik, tapi khusus pertalite yang bernonsubsidi sedangkan untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) lainnya harganya masih tetap tidak mengalami kenaikan,” jelas Manager SPBU Margamulya, Yandi melalui Pengawas, Bakri, Senin (26/3).

Bakri menjelaskan, kenaikan harga pertalite hanya Rp 200 per liter. Yang awalnya Rp 7.800 per liter menjadi Rp 8.000 per liter.

Kenaikannya pun baru sekitar satu minggu ini yakni mulai Sabtu (24/3) lalu. Itu pun bukan lantaran hanya SPBU yang menaikan harga, melainkan langsung dari Pertamina pusat.

“Walaupun naik harga, tapi tidak memengaruhi pelanggan yang antre untuk membeli pertalite,” jelas Bakri.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk harga BBM saat ini jenis Pertalite Rp 8.000 per liter, premium Rp 6.450 per liter, solar Rp 5.150 per liter dan pertamax Rp 9.000 per liter.

“Setiap harinya, stok pertalite, bensin, solar maupun pertamax ada di SPBU Marga Mulya. Hanya saja biasanya bensin lebih cepat habis,” ucapnya.

Bakri menambahkan, per harinya BBM yang masuk ke SPBU Marga Mulya pertalite 24 ton, Premium 8 ton, Solar 8 ton dan Pertamax 8 ton.

“Hanya saja, pertamax biasanya selama tiga hari baru habis dan masuk kembali tiga mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Sales Representative PT Pertamina mengatakan, kenaikan harga pertalite (BBM Non Subsidi) wewenang Pertamina pusat.

“Karena harga minyak dunia sudah merangkak naik. Sudah menyentuh 65 USD Per Barrel. Untuk itu ya kita tekor kalau tidak dinaikkan,” jelasnya.

PT Pertamina Terminal BBM Lubuklinggau mendistribusikan pertalite 300 KL/Hari, Pertamax 40 KL/Hari, dan Premium 80 KL/hari.

“Dalam waktu dekat, yakni April 2018 ini ada Dexlite Solar Non Subsidi dari Jambi. Kalau di Lahat dan Baturaja sudah duluan. Setelah itu kami akan siapkan Pertamax Turbo RON 98 ,” jelasnya lagi. (03/02)

Rekomendasi Berita