oleh

Harga LPG Tembus Rp40 Ribu

LINGGAU POS ONLINE, ULU RAWAS – Masyarakat di Desa Kuto Tanjung, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) keluhkan beratnya beban ekonomi yang mereka alami saat ini. Salah satunya harga  liquefied petroleum gas (LPG) ukuran 3 Kg yang mahal.

Harga LPG saat ini Rp40 ribu per tabung, dari sebelumnya Rp35 ribu per tabung. Sedangkan komoditas utama perkebunan karet tengah terpuruk di pasaran lokal.

“Sekarang serba susah, barang mahal,” kata Amir (58) warga Desa Kuto Tanjung, Jumat (14/9).

Sedangkan untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) seperti Pertalite, di Desa mereka bisa didapati dengan harga Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per liter.

“Kami di sini 90 persen petani karet, harga karet di sini kalau jual langsung Rp6.500 per Kg. Sedangkan kalau ngebon Rp6 ribu per Kg. Karet bisa laku dijual saja, kami sudah syukur, karena sekarang sedang jatuh harga di pasaran,” bebernya.

Mereka berharap, kesulitan ekonomi ini bisa segera teratasi dengan kenaikan harga komoditas karet, sehingga masyarakat bisa mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

“Jalan satu satunya cuma naikan harga karet. Ini harus ada tindakan langsung yang diambil oleh Presiden, karena kebijakan impor ekspor berada di tangan pemerintah pusat,” ungkapnya.

Dia juga membeberkan, ada beberapa faktor yang mengakibatkan tersumbatnya kebutuhan ekonomi di Desa Kuto Tanjung.

“Akses jalan kami terlalu jauh, kalau mau ke Ibu Kota Kabupaten setidaknya memerlukan waktu sekitar 3 jam bahkan lebih kalau kondisi hujan. Kami juga ingin semua barang ekonomi itu murah, tetapi mau bagaimana, lokasi kami paling ujung wilayah Sumsel,” imbuhnya.(asd)

Rekomendasi Berita