oleh

Harga Kopi di Rejang Lebong Anjlok

LINGGAU POS ONLINE – Saat ini harga kopi tingkat petani mengalami penurunan cukup drastis, sebelumnya harga kopi Rp20 ribu hingga Rp21 ribu per kg. Saat ini berkisar Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kg.

Informasi ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan, M Yusuf, Kamis (15/8) penurunan harga kopi di Kabupaten Rejang Lebong diduga dipengaruhi adanya impor kopi dari Vietnam yang masuk ke pasaran Provinsi Lampung.

“Mayoritas kopi kita ini kan dikirim ke Lampung, dengan adanya impor dari Vietnam berpengaruh pada kopi kita,” ungkap Yusuf.

Dijelaskan Yusuf, rendahnya harga kopi di tingkat petani Kabupaten Rejang Lebong, diharapkan tetap mempertahankan kualitas kopi. Selain itu, petani juga diharapkan bisa berkombinasi dengan usaha lain seperti membuat produk kopi sendiri mengolah kopi menjadi bubuk kopi sehingga harga bisa lebih tinggi.

Kemudian, mengolah bunga kopi jadi teh kopi dan bisa dikombinasikan dengan lebah madu di sekitar kawasan kopi sehingga hasilnya bisa lebih maksimal karena lebah bisa meningkatkan penyerbukan kopi.

“Kita sudah mendorong agar petani kopi meningkatkan kualitas melalui sistem petik merah. Petik merah ini belum semuanya diikuti petani baru sebagian,” katanya.

Pihaknya juga, sambung Yusuf melalui Pendampingan Teknis Kementerian Pertanian Bidang Perkebunan dan Balai Pengembangan Teknologi Bengkulu serta Dinas Rejang Lebong mencari terobosan pasar ekspor salah satunya kopi petik merah. Bahkan, saat ini sudah ada beberapa negara yang sudah dikirim sampelnya produk kopi merah Rejang Lebong ke Hongkong, Los Angeles dan Prancis.

“Kita berharap nanti petani kita bisa mengekspor produk kopi unggulan ke luar negeri,” harapnya.(sam)

Rekomendasi Berita