oleh

Harga Kopi Anjlok

LINGGAU POS ONLINE– Harga kopi tingkat petani alami penurunan hingga Rp4.000 per kg. Saat ini harga kopi kualitas baik dibeli dengan harga Rp17.000 per kg. Informasi ini disampaikan Rama (43) warga Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, Jumat (12/7).

Meski harga kopi terbilang rendah kalangan petani tetap menjual hasil kopinya karena untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga.

“Kalau disimpan nunggu harga mahal, bagaimana beli kebutuhan pokok seperti beras dan kebutuhan lainnya, sementara penghasilan dari hasil kopi,” ungkapnya.

Turunnya harga kopi, sudah terjadi beberapa minggu terakhir.

“Sudah lama turun, kalau tidak salah sejak petani mulai panen,” katanya.

Menurutnya, harga kopi menurun disebabkan karena banyaknya kopi yang dihasilkan kalangan petani.

“Panennya sekarang kan bareng, jadi banyak kopi, mungkin itu pengaruhnya jadi turun kalau sebab lain tidak tahu mas,” katanya.

Senada disampaikan petani lainnya Rozak (56) yang memiliki kebun di kawasan Kabupaten Kepahiang.

“Memang hampir semua petani kopi sedang musim panen, sekarang banyak yang sudah menjual dan sebagian lagi masih dalam proses penjemuran,” tuturnya.

Kopi yang dihasilkan kalangan petani, sambungnya, tidak bisa langsung dijual. Namun melalui proses pemanenan, penjemuran hingga digiling agar menjadi biji kopi dan siap untuk dijual.

“Kalau musim panas cepat keringnya bisa tiga hari kurang, kalau hujan bisa satu minggu baru bisa digiling,” jelasnya.

Menurutnya, kalangan petani kopi banyak menjual kopi pada kalangan pedagang yang berada di sekitar kebun.

“Kalau kita bawa ke pasar mungkin harganya lebih tinggi, tapi untuk biaya ongkosnya, belum tenaga, jadi lebih enak dijual pada pedagang sekitar kebun agar lebih cepat,” tambah Rozak. (sam)

Rekomendasi Berita