oleh

Harga Komoditas Karet Naik

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Seiring dengan adanya kenaikan harga komoditas karet di Pasar Internasional, harga karet di sejumlah daerah pun mulai berangsur naik. Tidak terkecuali di Kabupaten Musi Rawas

Dengan mulai naiknya harga komoditas karet ini, tentu saja dapat membuat petani mulai bernafas lega. Sebab, sejak anjloknya harga karet yang sudah berlangsung beberapa tahun terakhir, para petani menjadi tidak semangat untuk turun ke kebun mereka.

Kumalah seorang petani karet di Muara Kelingi membenarkan hal ini. Menurutnya, kenaikan harga karet mulai terjadi sejak November lalu, dari sebelumnya Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per-Kilogram (Kg).

“Tapi itu harga karet yang kualitas getahnya bersih,” ungkap Kumalah saat ditemui Linggau Pos, Jumat (2/2).

Selain itu, anjloknya harga karet juga terpaksa membuat para petani mengurangi biaya kebutuhan makan sehari-hari. Bahkan tidak sedikit para petani yang banting setir ke profesi lain, seperti menjadi tukang ojek.

“Para petani lesu karena pengeluaran untuk menuju ke kebun mereka tidak sebanding dengan harga karet itu sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kumalah berharap harga komoditas karet ke depan dapat terus membaik dan stabil. Apalagi, mayoritas masyarakat Musi Rawas masih banyak yang mengandalkan dari sektor perkebunan.

“Kalau bisa harga karet ini sama dengan harga beras,” harapnya, seraya menambahkan harga beras sekarang ini sekitar Rp 10.000 per Kg.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas, Ir Subardi saat diwawancarai belum lama ini mengaku memang ada kenaikan harga karet sejak beberapa bulan terakhir.

“Sebenarnya kalau kualitas karetnya bagus, maka harga jualnya cukup tinggi. Makanya, kalau mau menjual karet dengan harga tinggi. Jaga kualitas supaya tetap bagus,” singkatnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita