oleh

Harga Durian Bervariasi

LINGGAU POS ONLINE, PEDANG – Musim durian membawa rezeki untuk warga. Dapat dilihat di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) banyak penjual durian dadakan.

Informasinya panen Durian di beberapa daerah lebih awal dari tahun lalu. Berbagai daerah pemasok Durian berasal dari Kabupaten Mura, Lubuklinggau, dan Muratara.

Jika tahun lalu, panen Durian terjadi awal tahun, bahkan ada yang gagal panen seperti di Kabupaten Mura. Kini pada Juni 2018, petani Durian sudah panen. Meski harus menempuh perjalanan yang jauh, akan tetapi sebagian warga antusias menjajakan durian untuk dijual ke masyarakat.

“Sekarang memang sedang musim Durian. Seperti durian kami ini asli dari kebun, baru jatuh. Sehingga tidak diperam. Rasanya manis sekali,” ucap penjual durian, Sari (26) warga Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti, Rabu (27/6).

Menurut Sari, harga Durian yang dijualnya bervariasi disesuaikan dengan ukuran Durian itu sendiri. Berkisar dari ukuran kecil dan besar dari Rp 15 ribu- Rp 35 ribu. Sementara satu keranjang dihargai Rp 120 ribu.

“Saya menjual Durian ini sudah 12 hari, lumayan juga yang membelinya cukup banyak dalam sehari bisa menghasilkan Rp 300 ribu. Kalau untuk harga satuan kami jual Rp 15 ribu hingga Rp 35 ribu,” kata Sari mengakui hasil didapat dari menjual Durian dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Tak hanya itu untuk sampai di kebun bisa memakan dua jam perjalanan.

“Makanya harga yang kami berikan disesuaikan dengan keletihan kami selama di perjalanan,” ucapnya.
Sedangkan, Herwan (30) seorang pembeli mengaku Durian yang dijual rasanya manis karena buannya langsung jatuh dari pohonnya, tidak dipanjat. Jika hasil dipanjat rasanya tidak akan manis.

“Karena itu setiap musim Durian saya selalu membeli Durian disini. Karena tidak mengecewakan saat dibeli,” puji Herwan. (04)

Rekomendasi Berita