oleh

Harga Cabai Masih Tinggi

LINGGAU POS ONLINE  – H-4  menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo masih stabil, termasuk harga daging, bawang putih dan bawang merah.

Tetapi tidak dengan harga cabai, baik merah maupun rawit masih tetap tinggi. Hal itu diakui Saima (49) seorang pedagang bumbu-bumbuan di Pasar B Srikaton mengatakan, pada minggu pertama Agustus 2019, harga bumbu-bumbuan relatif stabil.

Bawang putih dijual dengan harga Rp30.000 per kg, jauh lebih rendah dibandingkan saat menjelang Lebaran Idul Fitri yang harganya mencapai Rp60.000 per kg. Begitu juga bawang merah lokal harganya cukup murah Rp30.000 per kg.

“Kalau harga cabai masih tetap tinggi, berkisar antara Rp55 ribu-Rp60 ribu per kilonya. Begitu juga dengan cabai rawit dan cabai hijau harganya tergolong tinggi dijual Rp40.000-Rp50.000 per kg di tingkat pengecer,” kata Saima kepada koran ini, Rabu (7/8).

Masih tingginya harga cabai di tingkat pedagang karena suplai ke pasar setiap harinya sangat minim. Di Pasar B Srikaton  paling banyak cabai  masuk dari Curup dan sekitar 2-3 ton per hari.

“Ya, kita memperkirakan harga cabai akan bergerak naik, sejalan dengan kenaikan permintaan menjelang Idul Adha,” ucapnya.

Sedangkan pasokannya cenderung menurun. Tapi pada Jumat dan Sabtu nanti, harganya akan naik lagi, karena permintaan akan naik menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Mau gimana lagi, jika jual murah mala rugi. Ya, terpaksa jual mahal,” jelasnya.

Kepala Disperindag Kabupaten Mura, Hj Nurhasanah melalui Kasi Distributor Pangan, Armansyah mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan sidak beberapa hari lalu. Dan hasilnya memang cabai masih tinggi.

“Kita akan awasi terus harga sembako di tingkat pasar, sehingga jangan sampai ada penimbunan,” kata Armansyah.

Ditambahkan, sembako mengalami kenaikan itu, karena permintaan masyarakat yang cukup tinggi menjelang Idul Adha. Dan dipastikan, harga kembali normal setelah Idul Adha nanti. (dlt)

Rekomendasi Berita