oleh

Harga Cabai Masih Mahal

LINGGAU POS ONLINE – Harga cabai di Pasar Kota Curup masih bertahan pada harga Rp60.000 hingga Rp70.000 per kg. Cabai rawit dan cabai merah sama-sama Rp65.000 per kg. Informasi ini disampaikan salah seorang pedagang keliling eceran, Narti (56), Kamis (8/8).

Menurut Narti, masih tingginya harga cabai di pasaran memang kondisi stok cabai yang masuk ke pasaran terbatas dan masih terbilang langka. Menurutnya, tingginya harga cabai ini akan terus terjadi hingga lebaran Idul Adha.

“Apalagi musim kemarau, petani sulit menanam cabai karena ketersediaan air terbatas,” imbuh Narti.

Sementara itu tingkat petani, harga cabai merah lokal dibeli dengan harga Rp50.000 per kg.

“Saya baru panen kemarin, dibeli dari kebun harganya Rp50.000 per kg,” ungkap Riski (35) petani warga Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang.

Meski hanya mendapatkan sekitar 55 kg, namun dengan harga yang tinggi cukup menghasilkan.

“Baru sekali inilah dapat harga Rp50.000, walaupun nanam sedikit tapi lumayan kalau harganya tinggi seperti ini,” ungkapnya.

Menurut Riski, harga cabai merah lokal dan cabai mulsa (gunakan plastik mulsa) berbeda.

“Kalau cabai lokal tidak pakai mulsa, memang beda harganya, kalau cabai mulsa harganya bawah cabai lokal,” akunya.

Dari 55 kilogram cabai yang ia panen lanjut Riski, ditanam di area kebun seluas sekitar seperempat hektare.

“Namun hanya sedikit menanamnya, alhamdulillah tanamannya normal, karena pas nanam pas musim hujan, kalau sekarang mungkin agak sulit menanam karena cuacanya kemarau,” katanya.(sam)

Rekomendasi Berita