oleh

Harga Bawang Merah Naik

CURUP – Harga bawang merah di Kota Curup saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp24 ribu per Kg. Harga ini naik Rp4 ribu per Kg dari harga sebelumnya sekitar Rp20 ribu.

“Bawang merah mulai naik, barangnya susah didapat dari Jawa,” ungkap Asni (47), salah satu pedagang bawang di Pasar Atas, Jumat (14/12).

Menurut Asni, untuk mencari bawang merah di Pulau Jawa, ia harus menunggu waktu cukup lama untuk mendapatkannya.

“Tidak bisa langsung dapat, nyari dulu barangnya agak susah,” tambah Asni.

Bawang putih, masih normal dijual dengan Rp15 ribu sampai Rp20 ribu per Kg ditingkat pengecer. Tak hanya harga bawang merah yang mengalami kenaikan, begitu juga dengan harga telur mengalami kenaikan.

“Sekarang telur yang ukuran besar Rp44 ribu per Kg, biasanya hanya Rp38 ribu Kg,” ungkap Lestari (32) salah satu konsumen yang berbelanja di kawasan Pasar Atas.

Telur yang dijual di kawasan Pasar Atas, menurut Lestari banyak diambil dari kawasan Sumatera Barat. Pantauan Linggau Pos, kenaikan harga di pasaran juga banyak terjadi pada jenis sayur mayur yang menjadi salah satu komoditi yang dihasilkan para petani Rejang Lebong.

Beberapa diantaranya yang mengalami kenaikan yakni jenis Wortel yang mencapai Rp6 ribu per Kg, kemudian Jagung manis mencapai Rp5.500 per Kg, kol bulat Rp8 ribu per Kg, daun sup Rp12 ribu per Kg, cabai merah Rp40 ribu dan tomat yang semula dibawah Rp5 ribu saat ini sudah naik menjadi Rp10 ribu per Kg.

Begitu juga dengan komoditi jenis daun bawang yang saat ini harganya dikisaran Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per Kg. Tingginya harga sayur mayur pada musim penghujan ini disambut kalangan petani.

“Senang mas kalau harganya tinggi, tapi kalau kebunnya jauh dari rumah harus sering ditunggu khawatir dicuri,” ungkap salah satu petani Daun Bawang Suparman. (sam)

Rekomendasi Berita