oleh

Hanya Satu Pajak yang Hidup

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Kesadaran sebagian anggota DPRD Lahat, membayar pajak kendaraan dinas, masih sangat rendah. Dari 20 unit mobil dinas yang didata UPTB Bapenda Sumsel Kabupaten Lahat, hanya satu unit yang hidup pajak.

“Sangat disayangkan, 19 unit mati pajak,” kata Kepala UPTB Bapenda Sumsel Kabupaten Lahat, M Umar Syarif.

Sekretariat DPRD Lahat pun sudah disurati UPTB Bapenda Sumsel Kabupaten Lahat, meski belum ada respon untuk membayar kewajiban itu.

Umur juga tidak mengetahui keberadaan lima unit mobil dinas dewan, yang berdasarkan keterangan Sekwan Lahat, HM Safrani Cikmin, sudah dikembalikan dewan.

“Soal lima unit lagi kami tidak tahu di mana disimpan. Yang ada hanya 20 unit di parkiran Mes Pemda, itu juga ada satu mobil sudah diganti plat hitam,” bebernya.

Beberapa waktu lalu, Safrani mengaku, sebanyak 25 unit dari 47 mobil dinas yang harus dikembalikan dewan, setelah pemerintah menetapkan tunjangan transportasi anggota DPRD. Beberapa anggota dewan ada yang memegang tiga unit mobil dinas.

Safrani juga mengklaim pajak mobil itu juga sudah dibayar. Dirinya beralasan, mobil dinas itu mati pajak, akibat kesibukan anggota dewan. Saat hendak bayar pajak, mobil sedang dipakai dewan untuk kegiatan. Akibatnya jadwal pembayaran pajak, lewat. (02)

Komentar

Rekomendasi Berita