oleh

Hanya 30 Angkot Miliki Izin Trayek

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Hanya 30 Angkutan Kota(Angkot) di Kota Lubuklinggau yang memiliki izin trayek, yang dikeluarkan Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu(DPPTSP) Kota Lubuklinggau. Sementara angkot yang tidak punya izin trayek belum terdata oleh DPPTP dan Dinas Perhubungan(Dishub) Kota Lubuklinggau.

Ke-30 angkot yang mempuyi izin trayek, yakni 17 angkot jurusan Terminal Kalimantan- Simpang Periuk. Selanjutnya, tujuh angkot jurusan Terminal Kalimantan- Terminal Watas, dan enam angkot jurusan Terminal Kalimantan- Terminal Petanang.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Lubuklinggau, Abu Ja’at, mengatakan kepada wartawan koran ini, Senin (28/5), jika izin trayek tidak ada maka dipastikan angkot tersebut juga tidak melakukan uji kir. Dalam waktu dekat, Dishub Kota Lubuklinggau akan berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau guna menertibkan angkot tidak memiliki izin trayek.

Mengacu kepada Undang-Undang (UU) Nomor: 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat, Dishub tidak berwenang melakukan penertiban di tepi jalan kecuali di dalam terminal.

“Selain izin trayek, kami (Dishub dan Polres Lubuklinggau,red) akan menertibkan angkot tidak melakukan uji kir, dan ngetem di luar terminal,” jelas Abu Ja’at.

Ditambahkan Abu Ja’at, pembuatan izin trayek saat ini di Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPPTSP) Kota Lubuklinggau. Sementara Dishub sebagai instansi teknis belum pernah dilibatkan dalam pembuatan izin trayek.

Abu Ja’at berharap kedepan pembuatan izin trayek tetap di Dishub Kota Lubuklinggau, sedangkan secara administrasi tetap di DPPTSP Kota Lubuklinggau. Mengingat Dishub Kota Lubuklinggau, memiliki tenaga ahli guna menguji kendaraan apakah layak jalan, atau tidak. Sehingga berhak mendapatkan izin trayek atau tidak.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPTSP) Kota Lubuklinggau, Murtin mengaku selama tahun 2018 memang belum ada angkot yang membuat atau memperpanjang izin trayek. Namun, ia mengaku koordinasi terus dilakukan Dishub Kota Lubuklinggau sebelum dikeluarkannya izin trayek.

“Tahun ini belum koordinasi karena memang belum ada yang mengajukan izin trayek,” ucapnya.(07)

Rekomendasi Berita