oleh

Hantarkan Jadi Pemenang Pemilu

LINGGAU POS ONLINE- Dibawah kepemimpinan Sukri Alkap, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) meraih prestasi membanggakan di Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019.

Laporan Riena Fitriani Maris, Muratara

Partai Demokrat menduduki perolehan suara terbanyak kedua, berdasarkan rekapitulasi pleno terbuka KPU Muratara. Partai besutan H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meraih 4 kursi. Bahkan optimis menduduki kursi pimpinan DPRD Kabupaten Muratara.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Muratara, Sukri Alkap menjelaskan, selama ini ia bersama seluruh kader Partai Demokrat Muratara terus bersama masyarakat luas, berperan mewujudkan keinginan luhur masyarakat agar mencapai pencerahan dalam kehidupan yang bersatu, berdaulat adil dan makmur.

Tentu dengan menjunjung tinggi semangat nasionalisme, humanisme dan internasionalisme, dalam tatanan baru yang damai, demokratis dan sejahtera serta memberikan garis yang jelas. Tujuannya agar partai berfungsi secara optimal dengan peranan yang signifikan di dalam seluruh proses pembangunan, yang dijiwai oleh semangat pembaharuan dalam semua bidang kehidupan kemasyarakatan, dengan titik berat kepada upaya mewujudkan perdamaian, kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat.

Meneruskan perjuangan dengan semangat kebangsaan dalam melanjutkan dan merevisi strategi pembangunan daerah, sebagai tumpuan sejarah bahwa kehadiran Partai Demokrat melanjutkan perjuangan generasi-generasi sebelumnya yang telah aktif sepanjang sejarah perjuangan masyarakat, dan memperjuangkan tegaknya persamaan hak dan kewajiban bermasyarakat tanpa membedakan ras, agama, suku dan golongan guna menciptakan masyarakat sipil (civil society) yang kuat, otonomi daerah yang luas serta terwujudnya representasi kedaulatan rakyat pada struktur lembaga perwakilan dan permusyawaratan.

“Dari cita dan cinta luhur Partai Demokrat dalam mengawal semangat masyarakat luas, telah membuahkan hasil dengan perolehan suara pada Pemilu 17 April lalu, Partai Demokrat Muratara berhasil menduduki 4 kursi DPRD Kabupaten Muratara. Partai Demokrat menduduki perolehan suara terbanyak kedua berdasarkan rekapitulasi pleno terbuka KPUD Muratara dengan jumlah 4 kursi legislatif, Daerah Pemilihan (Dapil) 1 dengan perolehan suara total 6.202, Dapil 2 dengan perolehan suara total 1.858, Dapil 3 dengan perolehan suara total 3.115, Dapil 4 dengan suara total 2.563, akumulatif hitungan akhir perolehan suara Partai Demokrat Muratara 13.738,” ungkap suami dari Marlinda Sari ini.

Sejak dilantik menjadi Ketua DPC Partai Demokrat pada awal 2017, pria kelahiran 10 Mei 1973 ini tiada henti mendedikasikan diri pada partai. Sukri menginginkan Demokrat selalu hadir di tengah kemelut suka-duka masyarakat Muratara dengan beberapa program nyata. Seperti bakti sosial peduli kebakaran.

Kedepan Demokrat akan mengembangkan program kerakyatan lainnya, seperti tim peduli banjir dan lain-lain. Kemudian sebagai partai pemenang dengan prestasi ini, Demokrat akan terus meningkatkan perannya di DPRD. “Kami akan memaksimalkan peran Partai Demokrat di parlemen sebagai penyambung lidah rakyat, berbuat untuk rakyat sesuai dengan peran dan fungsi DPRD yang diatur dalam Perundang-undangan. Sebagai langkah awal Partai Demokrat dengan segala kekuatannya, akan melaksanakan sinergitas visi misi eksekutif legislatif,” jelasnya.

Terkait Muratara sebagai DOB termuda di Sumsel, Sukri menjelaskan penyelenggaraan pemerintahan di daerah sangat ditentukan oleh kemampuan Pemkab Muratara dan DPRD dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Sehingga keduanya harus sinergi. “Kalau legislatif dan eksekutif tidak sinergi bisa-bisa hal itu menjadi awal kegagalan sebuah pemerintahan, karena sinergitas eksekutif legislatif akan sangat menentukan keberhasilan Muratara. Selain keduanya, juga dibutuhkan hubungan pemerintah pusat dan daerah, serta hubungan antar daerah yang konstruktif,” tegas legislator yang akrab disapa Sukri ini.

Ia melanjutkan, untuk menjalankan tugas dan kewenangan memiliki makna antara lain ditandai dengan kemampuan pemerintah melakukan pengelolaan pemerintah secara profesional dan handal, serta memiliki daya inovasi dan kreasi yang tinggi dalam meningkatkan kualitas manajemen pemerintahan.

“Sementara itu, kemampuan DPRD diperlukan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan Peraturan Perundang-undangan lainnya, seperti peraturan kepala daerah, APBD, kebijakan pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan daerah. Hal ini akan sangat menentukan keberhasilan pemerintah daerah, dalam menjalankan tugas-tugas pembangunannya sesuai aturan hukum dan koridor kebijakan yang telah disepakati bersama,” tutupnya. (*)

 

Rekomendasi Berita