oleh

Handi dan Kandok Curi Monitor Excavator

LINGGAU POS ONLINE, MUARA KELINGI – Berakhir sudah pelarian Handi Perdana (26), warga Dusun IV Talang Jaya, Desa Babat, Kecamatan STL Ulu Terawas, dan Iskandar alias Kandok (49) warga Desa Karya Teladan, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas.

Mereka diringkus polisi sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (18/12).

Apa pasal? Dua tersangka diringkus lantaran diduga telah melakukan Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dua unit Monitor panel alat berat excavator milik PT MBL sekitar 22.00 WIB, Sabtu, 5 Maret 2016 lalu.

“Sekarang tersangka sudah kita tahan di Mapolsek guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” jelas Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Kelingi, AKP Syafarudin, Senin (18/12).

Syafarudin menjelaskan, dua tersangka diringkus bermula mendapatkan laporan warga, jika tersangka Iskandar alias Kandok berada di Desa Karya Teladan, Kecamatan Muara Kelingi.

Kemudian Polisi langsung menuju ke lokasi dan langsung meringkus tersangka tanpa melakukan perlawanan.

Setelah diringkus tersangka Iskandar alias Kandok, anggota melakukan pengembangan kasus diduga turut melakukan pencurian alat monitor panel alat berat sejenis excavator milik PT MBL Handi Perdana.

Selanjutnya, anggota langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka di kediamannya dan berhasil meringkus dan menahan tersangka di dalam rumahnya, tanpa melakukan perlawanan.

“Saat diringkus tersangka mengakui perbuatannya bersama dengan Iskandar,” jelas Syafarudin.

Lebih lanjut Syafarudin menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi LP/B-13/III/2016/Sumsel/Res Mura, Ma Kelingi tanggal 06 Maret 2016.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu (5/3/2016) di dalam perkebunan PT MBL Desa Pulau Panggung terjadi pencurian dua unit monitor panel alat berat excavator milik PT MBL yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTD).

Diduga tersangka dengan cara memotong kabel yang menyambung ke alat berat excavator dan tersangka dapat mengambil untuk dimiliki tanpa izin dua unit monitor panel dengan dua unit alat berat yang berbeda sehingga korban mengalami kerugian bila ditaksir Rp 50 juta.

“Kemudian, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Muara Kelingi berharap pelakunya bisa diringkus,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita