oleh

Hakim Periksa Dua Polisi

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Dua orang anggota Polsek Tugumulyo, Rabu (12/9) dihadirkan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau. Keduanya, menjadi saksi kasus dugaan kepemilikan narkoba, dengan terdakwa Gustomi Satria (22).

Kedua anggota Polsek itu, Erwinsyah dan Wichan Prawira, dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anton Sujarwo SH.

Di hadapan majelis hakim, yang diketuai Syahreza Papelma, SH MH, didampingi hakim anggota Andi Barkan, SH dan Hakim Indra Lesmana, SH, MH, dengan Panitera Pengganti (PP) Rusmiati, SH, saksi mengakui menangkap terdakwa.

Kronologisnya, saksi menyampaikan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, kediaman terdakwa sering digunakan tempat penyalahgunaan Narkoba. Berdasarkan informasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek, menuju lokasi.

“Saat itu terdakwa sedang duduk di depan rumahnya. Melihat kami datang, terdakwa langsung membuang sesuatu di bawah kakinya, pas di cek, ternyata sabu. Dari pengakuannya, barang tersebut milik temannya untuk nyabu bareng, namun saat temannya pergi, kami masuk,” kata Saksi.

Saksi menambahkan, jika rumahnya terdakwa telah digeledah, namun tidak ada barang bukti lainnya.

Setelah mendengarkan keterangan kedua orang saksi, ketua majelis langsung memeriksa terdakwa, dalam sidang terdakwa mengakui, bahwa keterangan saksi memang benar.

“Benar pak, saat malam itu teman saya Anton datang dengan membawa sabu, dia mengajak untuk nyabu bareng, namun Anton ingin pergi sebentar untuk membeli rokok, namun tak lama, polisi datang,” ungkap terdakwa dalam sidang.

Usai mendengarkan keterangan saksi, sidang ditunda minggu depan, Rabu (19/9).

Terungkap dalam sidang sebelumnya yang menyeret terdakwa ke ruang persidangan bermula, Sabtu 7 Juli 2018 sekitar pukul 00.30 WIB, anggota Polsek Tugumulyo mendapatkan informasi dari masyarakat.

Bahwa di salah satu rumah warga di Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo sering digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika. Petugas langsung melakukan pengecekan, dan pada saat itu petugas melihat gerak-gerik yang mencurigakan dari terdakwa.

Petugas langsung menghampiri terdakwa, namun saat petugas ingin mendekati, diketahui oleh terdakwa. Sehingga terdakwa membuang sesuatu dari genggaman tangan kanannya ke lantai. Namun petugas melihat.

Setelah diambil petugas, ternyata satu plastik klip putih berisikan serbuk kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 0,037 gram. Kemudian terdakwa dan barang bukti diamankan di Polsek Tugumulyo.

Dari pengakuan terdakwa, ia telah dua kali mengonsumsi narkotika jenis sabu, dan yang terakhir pada 1 Juli 2018 di rumah terdakwa di Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo.

Oleh JPU, terdakwa diancam melanggar pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 12 Tahun penjara atau 127 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal empat tahun.(cw1)

Rekomendasi Berita