oleh

Guru Ngaji Butuh Perhatian

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Pengetahuan tentang aqidah, akhlak dan ibadah anak bertumpu pada ilmu yang ditularkan oleh guru. Khususnya guru ngaji. Setiap sore bahkan malam hari, guru ngaji berjuang untuk membagi ilmunya, agar generasi bangsa yang tumbuh jadi manusia yang tangguh. Tak sekadar cerdas, namun berakhlak, lagi taat ibadah.

Lantas bagaimana penghargaan pada seorang guru ngaji?

Ketua Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Musi Rawas, Ust Azhami, Senin (9/4) mengatakan, insentif khusus untuk guru ngaji memang belum ada.

“Namun, dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas memberikan kebijakan, per desa memiliki kewajiban menggunakan dana desa untuk insentif tiga orang guru ngaji, masing-masing Rp 500.000 per bulan,” jelas Ust Azhami.

Ia mengaku bersyukur akan itu. Meski sebenarnya, dalam satu desa, yang terdiri dari dusun-dusun juga kampung, jumlah guru ngajinya lebih dari 10 orang.

“Dalam memutuskan kebijakan itu (3 orang per desa,red) memang belum melibatkan BKPRMI Musi Rawas. Sehingga, tiga orang yang menerima insentif dari Dana Desa ini pun, kami belum tahu dari 186 desa itu, desa mana saja yang sudah merealisasikannya,” jelas Azhami.

Pada dasarnya, BKPRMI siap jika diminta untuk terlibat. Karena BKPRMI memiliki data jelas mengenai guru ngaji yang sudah di SK-kan. Jumlahnya lebih dari 1.000 orang.

“Namun yang kami sayangkan, di desa itu ada juga yang Kades-nya buat SK sendiri. Untuk menentukan guru ngaji mana yang mau dikasih insentif,” jelasnya.

Ia berharap, untuk mendukung visi Bupati Musi Rawas mewujudkan Mura Sempurna Cinta Alquran, maka kebijakan pemberian insentif guru ngaji ini didata dengan jelas.

“Besar harapan kami, ada penambahan kuota guru ngaji yang menerima insentif. Selain itu, dari sisi data kami berharap dilibatkan. Karena guru ngaji yang terdata di BKPRMI ini benar-benar sudah memiliki unit TKA/TPA dan aktif. Sehingga insya Allah dana yang diberikan pun barokah. Karena memang guru ngajinya menunaikan tugas, mendidik anak-anak taman Alquran,” imbuhnya.

Azhami memastikan, Bupati Musi Rawas telah mendukung program insentif untuk guru ngaji ini. Tinggal kades, camat dan PMD belum ada pertemuan satu meja.

“Setahu saya, Pak Bupati sudah berulang kali mengajak untuk pembahasan insentif guru ngaji ini. Dalam rangka menyukseskan program Mura Sempurna Cinta Alquran,” jelasnya.(02)

Rekomendasi Berita