oleh

Guru Harus Kompak

LINGGAU POS ONLINE, MEGANG SAKTI – Senin 27-28 November 2017 SD, SMP dan SMA se-Kota Lubuklinggau mengikuti upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di SMAN Megang Sakti. Dilanjutkan kegiatan penguat silaturahim, dengan memainkan games tradisional.

Yakni tarik tambang, bakiak, dan tarik tambang. Ketiga games ini menurut Kepala SMAN Megang Sakti Hairul Aswar, memang permainan tradisional. Namun, saat memainkannya membutuhkan kekompakan. Dari situlah, kata Hairul, momen penguat kebersamaan itu.

“Guru itu butuh refreshing. Momen HGN mengingatkan kita untuk kembali memperkuat keyakinan diri untuk bisa mewujudkan visi pendidikan. Yakni mencetak generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab dan solid. Nah, untuk bisa menciptakan itu, butuh kesolidan guru juga. Kalau sudah akrab begini, ketika ada yang kita tidak tahu, bisa sharing. Bisa saling bertukar pikiran, saling bantu memberi solusi, saling membantu dalam menginovasi media pembelajaran. Jadi sekalipun sederhana, momen kebersamaan dalam HGN ini penting,” jelas Hairul Aswar.

Kegiatan yang dihadiri Sekretaris Camat Megang Sakti dan Polsek Megang Sakti itu diikuti ratusan guru dan peserta didik dari SD, SMP dan SMA sederajat di Kecamatan Megang Sakti.

Hairul bersyukur, SMAN Megang Sakti kembali dipercaya menjadi tuan rumah momen bersejarah itu.

Bapak yang memimpin SMAN Megang Sakti sejak tahun 2010 itu memastikan, HGN bisa menjadi momen yang amat berharga bagi guru. Karena dari sanalah, kita semua diingatkan bahwa setiap proses hidup ini tidak terlepas dari peran guru.

“Kita bisa jadi sosok yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan bangsa semua berkat doa dan bimbingan guru. Tanpa ilmu dari mereka, belum tentu kita bisa menjadi seperti saat ini,” imbuhnya.

Berkenaan dengan HGN dan HUT PGRI ke-72 ini, Hairul juga mengapresiasi perjuangan Pengurus OSIS SMAN Megang Sakti yang sudah mempersiapkan dan melaksanakan tugas secara maksimal untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kalian sudah bisa meng-handel acara, bisa bertanggung jawab dengan tugas masing-masing, dan berhasil melayani tamu dengan baik. Kami bangga punya anak didik seperti kalian,” tutur Hairul.

Di akhir wawancara, ia berpesan kepada guru di SMAN Megang Sakti untuk terus memupuk kekompakan, dan menjaga keharmonisan dalam bekerja. Tanpa itu, ia yakin, akan sulit memajukan sekolah. (05)

Komentar

Rekomendasi Berita