oleh

Guru BK Tak Hanya Tangani Siswa Bermasalah

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Guru Bimbingan Konseling (BK) memiliki peran sentral untuk membentuk kepribadian dan karakter anak di sekolah maupun di lingkungannya. Hal ini ditegaskan Pengamat Pendidikan, Prof. DR Jalaluddin saat dibincangi Senin (4/12).

“Bimbingan dan konseling itu harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Bahkan harus ada evaluasi. Jadi tidak hanya di awal ketika masuk tahun ajaran baru saja,” tegas guru besar UIN Raden Fatah Palembang ini.

Hal ini penting dilakukan agar karena konseling yang dilakukan oleh guru BK memiliki indikator mengenai tingkat kemajuan dalam melakukan pembinaan dan bimbingan kepada siswa.

Selain itu, kata dia, guru BK harus menghitung minat dan bakat. Sehingga anak memiliki keyakinan lebih dalam memilih jurusan tertentu.

“Jadi jangan sampai anak-anak bertanya-tanya, ini pendidikan sekolahnya seperti apa, sistemnya seperti apa. Sehingga melalui assessment dari guru BK, siswa-siswi paham tentang jurusan yang mereka pilih. Jadi guru BK itu perannya bukan sekadar ‘maju’ menangani anak-anak ‘bermasalah’. Namun lebih pada bimbingan untuk mengarahkan masa depan anak,” imbuhnya.

Tak hanya itu, guru BK juga dituntut memiliki rasa kritis dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam wadah organisasi. Sehingga kreativitas dan inovasinya juga bisa dikenal di luar sekolah.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita