oleh

Gudang Sayur Kurangi Setok

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Jelang lebaran Idul Fitri 1439 H, sejumlah gudang sayur mengurangi pembelian hasil komoditi pertanian. Pasalnya, pengusaha gudang sayur khawatir jika dalam pengangkutan hasil komoditi sayuran ke luar kota akan terhambat seiring mendekati lebaran.

“Kita sekarang sudah mengurangi pembelian dari petani, kecuali pesanan-pesanan dari pembeli. Itupun kami tidak mengantar, pembeli yang mengambil barangnya di gudang,” kata pemilik gudang di Desa Air Meles Atas, Amin (53).

Amin, khawatir jika tetap memaksakan untuk mengirim sayuran keluar kota akan mengalami kendala di perjalanan, seperti macet. Gudang sayur milik Amin, per harinya mengirim berbagai jenis sayuran ke kawasan Jambi, Pelambang dan daerah luar provinsi Bengkulu.

“Kalau sekarang kita siapkan barang pesanan, mereka yang mengambil ke sini,” katanya.

Harga sayuran, sambungnya, diprediksi akan meledak pada H-2 lebaran sesuai dengan kebutuhan para konsumen untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran.

“Kan kalau mendekati lebaran, petani tidak memanen lagi, sementara kebutuhan pasar tinggi, harganya bisa tinggi dari biasanya,” katanya.

Bahkan, harga bisa mencapai 100 persen lebih dari harga normal.

“Kalau sekarang harganya masih stabil, untuk tomat masih Rp 2.500 per Kg, kemudian cabai merah Rp 20.000 per Kg, cabai rawit Rp 21.000 per Kg, daun bawang Rp 2.500 per Kg,” katanya.

Kemudian, harga sayuran lainnya yakni kol bulat Rp 2.500 per Kg, sawi Rp 2.500 per Kg, kemudian wortel Rp 4.000 per Kg, kembang Kol Rp 8.000 per Kg.

“Kalau sekarang masih stabil, tidak ada penurunan dan kenaikan harga, tapi tidak tahu kalau besok petani sudah jarang yang memanen mendekati lebaran,” ungkapnya. (09)

Rekomendasi Berita