oleh

Gubernur Sumsel Resmikan 11 Item Infrastruktur di Muratara

HD Resmikan 11 Item Insfratruktur Di Muratara

MURATARA_Percepatan pembangunan di setiap 17 Kabupaten/Kota menuju Sumsel maju untuk semua ,APBD Provinsi dari tahun 2019 hingga 2020 mencapai Rp.74 M di kucurkan ke kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Selasa(20/04/21)

Dimana dalam pengucuran dana tersebut tercatat APBD Provinsi tahun 2019 mencapai Rp.29.127.411.000,- kemudian di tahun 2020 APBD provinsi mencapai Rp.46.788.939.079,-

Dari pembiayaan APBD provinsi tersebut sudah terealisasi pada zaman kepemimpinan Bupati Syarif-Devi tahun 2019-2020.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru hari ini telah meresmikan 11 item pembangunan yang menggunakan APBD Provinsi Sumatera Selatan, apa saja 11 item tersebut, adalah:

Meningkatkan konektifitas Kabupaten Muratara dengan daerah di sekitarnya dan konektifitas antar pusat-pusat kegiatan dan pusat pemukiman penduduk di Kabupaten Muratara melalui perbaikan jalan dan jembatan

Antara lain peningkatan jalan pangkalan – batas Jambi, peningkatan jalan Terawas – Taba Tinggi – Maur, peningkatan jalan SP Muara Lakitan – Karang Dapo – Muara Rupit, perbaikan jalan poros Ketapat Bening – Air Bening – Mekar Sari – Tanjung Raja Kecamatan Rawas Ilir dan peningkatan jalan Pauh – Pauh I Kecamatan Rawas Ilir.

Meningkatkan kualitas infrastruktur dasar dalam rangka meningkatkan pelayanan pemenuhan air bersih melalui pengembangan jaringan perpipaan, SPAM IKK di Kabupaten Muratara.

Meningkatkan kualitas kawasan pemukiman dan perumahan melalui pembangunan PSU permukiman di Kabupaten Muratara dengan pembangunan jalan lingkungan untuk memudahkan akses masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi dan sosial.

Mengatasi genangan air melalui kegiatan normalisasi Sungai Rupit.

Meningkatkan pelayanan pendidikan melalui pembangunan ruang kelas baru SMAN Surulangun Kabupaten Muratarae

Mningkatkan pelayanan telekomunikasi dengan penyediaan jaringan internet di Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit dan Desa Napalicin Kecamatan Ulu Rawas.

Pembangunan infrastruktur di kabupaten Muratara melalui APBD provinsi Sumsel, tahun 2019 dan tahun 2020, yang di alokasikan melalui anggaran belanja organisasi.

Kemudian dirinya menyebutkan dengan nominal yang tergolong besar apakah itu bisa mempuni? Angka itu besar kah? Tidak kecilkah? Semuanya itu tidak benar, angka tersebut sangat-sangat kecil bagi kabupaten baru seperti Muratara saat ini

Lanjutnya, program itu tidak akan bisa berjalan jika tidak di dukung oleh lapisan masyarakat Muratara

“Pembangunan tidak akan berjalan tanpa ada dukungan dari pada masyarakat tentunya kita membangun berdasarkan azaz kegunaan,bukan asal bangun saja, contohnya kalau kita membangun aszaz tidak bermanfaat dan akan menimbulkan mudarat, tentunya hal tersebut tidak ada gunanya,” ujar gubernur

Lanjutnya, “Pak Devi ini berat menjadi Bupati, sebab kabupaten ini terpencil dan APBDnya sangat kecil, jika tidak bekerja keras bupatinya, maka akan susah kabupaten ini akan maju dan berkembang.”

Dijelaskannya juga, Kabupaten Muratara ini tidak la miskin, namun yang membuat miskin itu biaya hidupnya yang terlalu mahal hal tersebut yang membuat masyarakat Muratara menjadi miskin.

Kemudian di lokasi yang sama , Bupati Muratara, Devi Suhartoni, mengatakan, “Saya Atas nama masyarakat kabupaten Muratara mengucapkan ribuan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak gubernur yang telah memberikan kontribusi terhadap kabupaten terbungsu di Sumsel ini .

Sebab sejak dimekarkannya Kabupaten Muratara sampai dengan saat ini Muratara tumbuh kembangnya sangat pesat, sekali lagi kami ucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada bapak,” singkatnya. (*)

Rekomendasi Berita