oleh

Grand Max Hantam Carry, 5 Luber

* 3 Luring, Mobil Ringsek
* Sopir Grand Max Diamankan Kades

LINGGAU POS ONLINE, KARANG WARU – Malang dialami Rusli dan rekan-rekannya. Saat dirinya dan tiga rekannya memasukkan sayuran ke dalam mobil Carry, malah dihantam Daihatsu Gran Max dari arah berlawanan.

Lokasi kecelakaan ini berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Jumat (10/11) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan 8 warga mengalami luka-luka. Rinciannya seperti dikatakan Direktur RSUD Rupit Kabupaten Muratara, dr Jerry Afrimandho, korban yang dilarikan ke RSUD Rupit sebanyak 8 orang. Rinciannya 5 Luka Berat (Luber) dan 3 mengalami Luka Ringan (Luring).

5 korban mengalami luber merupakan penumpang mobil sayur mobil Suzuki Carry adalah Yulis (40) warga Desa Karang Waru mengalami luka parah di paha kiri, Sulastri (47) warga Desa Karang Waru mengalami robek di dahi, Holila (50) warga Desa Karang Waru mengalami patah tulang betis sebelah kiri, Linda (40) warga Desa Karang Waru luka robek di daerah dahi, Ratna (45) warga Desa Karang Waru mengalami patah terbuka lengan atas kiri, patah tertutup tulang tungkai dan betis, robek dahi, pelipis kiri.

Sedangkan tiga orang lainnya Aina (45) warga Desa Karang Waru mengalami luka memar di atas telinga kiri, Norma (50) warga Desa Karang Waru mengalami luka robek di kepala dan Yeni (25) warga Desa Karang Waru mengalami syok pasca kecelakaan. Menurut dr Jerry Afrimandho, para korban ini mendapatkan perawatan intensif diberikan pihaknya.

Lantas, bagaimana kronologis kejadian itu? Begini. Informasi dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 05.00 WIB, Rusli yang hendak membawa sayuran untuk dijual ke Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu merek Suzuki jenis Carry warna hitam Nomor Polisi (Nopol) BH 9126 SK, parkir di sisi kanan jalan. Dengan arah berlawanan.

Tiba-tiba, Braakk! Terdengar suara dentuman keras, sekitar pukul 05.30 WIB, mobil Carry itu dihantam kendaraan merek Daihatsu jenis Grand Max warna putih Nopol B 1827 FZM. Mobil ini datang dari arah Sumatera Barat (Padang) menuju Lampung diduga dengan kecepatan tinggi.

Saksi mata, putra Rusli bernama Yobi merupakan warga Desa Remban menceritakan, dirinya bersama anggota lainnya sedang memuat sayuran untuk dijual di Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu tapi dihantam kendaraan Grand Max.

“Kami lagi muat sayur untuk dibawa ke Pasar Surulangun. Sayur itu akan dijual, tiba-tiba dihantam mobil putih dari arah Jambi, ado beberapa wong yang ditabrak sekarang dibawa ke Rumah Sakit Rupit,” kata Yobi ditanya Linggau Pos, kemarin.

Dari kejadian tersebut mengakibatkan mobil Carry warna hitam Nopol BG 9126 SK terbalik ke tebing dan ringsek berat. Sehingga membuat muatan sayur berhamburan. Sedangkan korban lainnya dilarikan ke RSUD Rupit untuk mendapatkan perawatan medis.

Di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Karang Waru, Kecamatan Rupit, Arwan menjelaskan saat ini korban ditabrak sudah dilarikan ke RSUD Rupit untuk ditangani secara medis. Sementara pengendara Grand Max yang hendak ke arah Lampung sudah kita amankan di kediamannya.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit, sebanyak enam orang, sementara untuk sopir dan penumpang Grand Max ada di rumah aku sama di rumah Kades Karang Anyar, “sebutnya.

* Menimbulkan Kemacetan

Selain itu, Abdulah (54) warga Desa Karang Waru yang sempat ditemui di sekitar lokasi kejadian, mengaku warga mengetahui kejadian itu pukul 06.00 WIB, setelah banyak kendaraan di Jalinsum Muratara macet panjang.

Dirinya menjelaskan ada tiga orang korban yang mengalami luka-luka cukup serius dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit.

“Karena dianggap mengganggu kelancaran arus lalu lintas, warga secara bersama-sama menepikan kendaraan pasca kejadian itu, sekitar pukul 06.00 WIB. Sejumlah anggota Lakalantas dari aparat kepolisian Polsek Rupit, baru mendatangi lokasi,” bebernya.(07)

Komentar

Rekomendasi Berita