oleh

Golkar PAW Wansari

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – DPD Partai Golkar Kota Lubuklinggau segera mengeluarkan Surat Peringatan (SP) 3 dan mengusulkan surat rekomendasi Pergantian Antar Waktu (PAW) ke Pengurus DPP untuk Wansari. Informasi ini diungkapkan Wakil Ketua bidang organisasi DPD Partai Golkar Kota Lubuklinggau, Yani Rizal, Selasa (3/7).

Ia memastikan SP3 dan rekomendasi PAW diakuinya sudah siap. Saat ini tinggal menunggu tanda tangan dari Ketua DPD, H Rodi Wijaya.

Ia memastikan, pasca pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Golkar ke KPU SP 3 dan rekomendasi PAW segera mereka kirimkan ke yang bersangkutan dan pengurus DPP.

“Saat ini kita masih fokus mengenai pendaftaran Bacaleg. Setelah rampung, proses PAW Wansari segera kita lanjutkan,” tegas Yani Rizal, Selasa (3/4).

Yani menjelaskan SP 3 dan rekomendasi PAW terpaksa mereka keluarkan, karena perbuatan Wansari. Ia yang saat ini menjadi anggota DPRD Kota Lubuklinggau dari Fraksi Partai Golkar, dinilai tidak mematuhi instruksi Partai Golkar untuk mengusung dan memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Walikota nomor urut 2, H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar (NanSuko). Terbukti, Wansari menghadiri debat publik putaran kedua, namun duduk dan mendukung Paslon nomor urut 3, Rustam-Riezky.

Tentu saja bukti ini menjadi alasan kuat pengurus DPD, untuk memberikan sanksi yang tegas bagi kader mereka yang membangkang perintah partai. Padahal diungkapkan Yani, sebelumnya yang bersangkutan sudah pernah diberikan SP 1 oleh pengurus DPD Partai Golkar.

“Sanksi itu sebagai bentuk ketegasan Partai Golkar terhadap kader yang tidak patuh dengan instruksi partai,” jelas Yani Rizal.

Wansari sebelumnya ketika dikonfirmasi membenarkan, kalau sudah terima SP 1 dan SP 2 dalam satu amplop, Senin (25/6) sore. Ia pun menegaskan kalau sudah memahami isi surat tersebut.

Dikeluarkannya SP 1 dan SP 2, bahkan selanjutnya SP3 serta rekomendasi PAW, diakuinya tidak akan mengubah pilihannya terhadap dukungan kepada salah satu Paslon Walikota, yakni pasangan H Rustam Effendi dan Riezky Aprilia (RR).

“Saya siap menerima konsekuensi dari pilihan politik saya, karena saya yakin pilihan politik ini adalah pilihan politik dari sebagian besar konstituen saya pada Pilkada Kota Lubuklinggau 2018,” ungkapnya singkat. (13)

Rekomendasi Berita