oleh

Giatkan Praktik, Kepercayaan Masyarakat Meningkat

RA Az Zuhdi Layaknya Pesantren Usia Dini

Selain mendidik anak-anak usia dini pada program Raudhatul Athfal (RA), Lembaga Pendidikan Az Zuhdi juga memiliki program TPA yang dilaksanakan pada sore hari.

Laporan Qori Musdhalifah, Lubuklinggau

KEPALA RA Az Zuhdi, Nurbaiti mengatakan, anak didik baru di RA yang dipimpinnya tahun ini jumlahnya meningkat menjadi tiga kelas belajar. Masing-masing dibina dua orang guru.

“Apalagi kita sudah memiliki gedung sendiri, yang Alhamdulillah sudah permanen dan berkeramik, sehingga semakin membuat nyaman anak-anak belajar,” katanya.

Ia menjelaskan, sama seperti tahun sebelumnya RA Az Zuhdi juga memiliki kelas TPA Diniyah yang dilakukan pada sore hari, yang mana anak didiknya terdiri dari anak usia TK dan SD.

“Kita juga telah memiliki musala yang cukup nyaman untuk kegiatan belajar keagamaan anak RA pada pagi hari dan untuk anak TPA Diniyah pada sore hari,” jelasnya.

Lanjutnya, musala digunakan untuk kegiatan belajar mengaji, praktik salat, salat dhuha dan untuk kegiatan anak TPA Diniyah pada sore hari, seperti belajar mengaji, salat dan lainnya.

Nurbaiti juga menjelaskan bahwasanya RA Az Zuhdi dan TPA Diniyahnya merupakan pra sekolah dengan sistem dan penerapan pesantren untuk anak usia dini dan lebih menonjolkan keislamannya.

“Jadi pagi-pagi anak-anak didik di sini melakukan privat baca, mengaji gratis dan dilanjutkan salat dhuha. Dan untuk program baru akan ada program Muhadhoroh dan belajar Kaligrafi (Khot) sebagai pelengkap di sekolah ini dan kegiatan lainnya,” tuturnya.

Nurbaiti berharap semoga anak didik RA Az Zuhdi menjadi anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga anak yang memiliki akhlak mulia. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita