oleh

Giatkan Dosen dan Mahasiswa Lakukan Penelitian

Pelantikan 17 Pejabat Struktural STKIP-PGRI Lubuklinggau

Salah satu faktor penentu maju mundurnya STKIP-PGRI Lubuklinggau, tergantung pada Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Oleh karena itu, setiap insan yang mengabdi di lembaga ini diminta mendedikasikan diri dengan maksimal.

Laporan Sulis, Air Kuti

SELEPAS Ashar, Kamis (16/11) dosen STKIP-PGRI Lubuklinggau berkumpul di Aula Handayani, Kampus STKIP-PGRI, Jalan Mayor Toha, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Sore itu berlangsung pelantikan pejabat struktural. Pelantikan tahap I dilakukan Ketua YPLP-PT PGRI Provinsi Sumatera Selatan H Bukman Lian terhadap Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum M Rusni Eka Putra. Bapak yang kerap dipanggil Eka itu sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum (BAU), yang kini digantikan DR Donni Pestalozi.

Tahap II, Ketua STKIP-PGRI Lubuklinggau, DR H Rudi Erwandi melantik 16 pejabat struktural lainnya.

Yakni Leo Carli yang sebelumnya KUPT Penjamin Mutu, kini menjadi Kepala Lembaga Pengembangan dan Penjamin Mutu Pendidikan (LP3MP). Kedua, Viktor Pandra yang sebelumnya Kepala UPT Litbang dan PPM kini statusnya naik menjadi Kepala Lembaga Penelitian Pada Masyarakat dan Kerjasama (LP3MK).

Selanjutnya, Ketua STKIP-PGRI juga melantik Helvi Darsi yang sebelumnya Ketua Jurusan Penjaskesrek, kini menjadi Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan.

Drajat Friansah yang sebelumnya KaProdi Pendidikan Matematika menjadi Ketua Jurusan MIPA.

Selain itu Idul Adha yang sebelumnya Dosen Tetap Yayasan, kini diberi tugas tambahan sebagai Ketua Prodi Pendidikan Matematika.

Muhammad Suhdy yang sebelumnya Sekretaris Prodi Penjaskesrek, kini menjabat sebagai Kasubbag Monitoring dan Evaluasi LP3MP. Diani Puspitasari yang tadinya Pembantu Pimpinan BAU kini menjabat sebagai Kasubbag Umum, Perlengkapan dan Rumah Tangga BAU.

Tak hanya itu, pelantikan juga dilakukan terhadap M Yaazid Ismail yang tadinya Sekretaris UPT Litbang dan PPM kini diamanahi tugas baru sebagai Kasubag Penelitian Pada LP3MK.

Untuk Fitri Lestari yang tadinya Sekretaris Prodi Pendidikan Biologi kini bertanggung jawab sebagai Kasubag Pengabdian LP3MK.

Ahmad Gawdy Pranosa yang tadinya Dosen Tetap Yayasan diberi tugas tambahan sebagai Kasubag Pengembangan Pembelajaran LP3MP. Agus Triyono yang tadinya Kasubag Kesejahteraan Mahasiswa dan Hubungan Antar Lembaga, kini menjadi Kasubbag Publikasi dan Kerjasama LP3MK.

Ovilia Putri Utami Gumay kini menjabat Sekretaris Jurusan MIPA. Sementara Sarkowi yang tadinya Sekretaris Prodi Sejarah kini menjadi Sekretaris Jurusan IPS. Ardayati, yang tadinya Sekretaris Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, kini mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Jurusan Bahasa dan Seni. Dan Asep Sukenda Egok yang tadinya Sekretaris Prodi PGSD, kini menjadi Sekretaris Jurusan Ilmu Pendidikan.

Usai melantik, DR H Rudi Erwandi mengucapkan selamat kepada para dosen dan pejabat struktural yang dilantik. Ia berpesan, agar fakta integritas yang sudah ditandatangani bisa direalisasikan dengan baik.

Ia juga mengucapkan selamat untuk 21 dosen yang telah lulus sertifikasi. Ia berharap, selama kepemimpinannya, 100% dari 115 dosen yang ada di STKIP-PGRI Lubuklinggau sudah tersertifikasi.

Selain sertifikasi, ia juga mengingatkan bagi dosen yang belum masuk jenjang jabatan akademik, agar segera mengurus hal itu.

“Kalau ada kekurangan atau kendala, konsultasikan. Jangan sampai diulur-ulur. Karena kalau sudah memiliki jenjang jabatan akademik, berpeluang sertifikasi dosen. Kalau sudah lulus sertifikasi dosen bisa dapat tambahan dari pemerintah,” imbuhnya.

Selain mengajak para dosen meningkatkan kedisiplinan, ia juga menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hasil dari penilaian dan keputusan H Rudi Erwandi sendiri.

“Sesiapa yang kita lantik ini sudah dirapatkan terlebih dahulu. Jadi ini bukan keputusan saya. Jangan takut kita tidak mampu kerja. Yang saya takutkan tidak mau kerjanya. Jadi, yakinlah kalau kemauan ada insya Allah tugas akan terlaksana dengan baik,” ungkap Rudi optimis.

Pada kesempatan itu juga, H Bukman Lian mengungkapkan cita-citanya dengan mengajak para dosen menaikkan cluster STKIP-PGRI Lubuklinggau di kancah dunia.

“Oke sekarang kita masih di posisi di atas 1.000. Namun ayo tolong kerja keras untuk bisa meraih posisi di bawah 1.000. Dengan sudah banyaknya dosen yang sertifikasi, mayoritas program studi terakreditasi B, juga akreditasi institusi STKIP-PGRI Lubuklinggau yang sudah B, saya yakin maju. Sertifikasi Dosen sudah banyak, akreditasi 5 B. Akreditasi institusi sudah B. Kuatkan lagi penelitian dosen dan mahasiswa. Institusi diakui karena prestasi bidang akademik,” pintanya.

Minimal enam bulan sekali, setiap dosen harus melakukan penelitian. Proses penelitian ini dikelola lembaga penelitian, tidak lagi langsung ke Wakil Ketua I Bidang Akademik.

Dengan tegas, ia juga mengingatkan kepada dosen untuk tidak menghubungkan tugas pengabdian dengan uang dan barang.

“Kalau ada dosen yang begitu. Rusaklah kita semua,” tandasnya.

H Bukman Lian juga mengharuskan setiap Prodi punya jurnal khusus.

“Kalau sudah baik, dan terindeks jurnalnya, saya yakin STKIP-PGRI bisa mencapai cita-citanya. Minimal jumlah mahasiswa bisa meningkat dibanding tahun lalu,” harapnya.

Di akhir pertemuan, seluruh yang hadir seperti Wakil Ketua I DR Yohana Satinem dan Wakil Ketua III H Sukasno diikuti para dosen mengucapkan selamat kepada pejabat yang telah dilantik.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita